News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik India dan Pakistan

5 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Konflik India dan Pakistan: Serangan di Kashmir Jadi Pemicu

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONFLIK INDIA PAKISTAN - Tangkap layar YouTube Al Jazeera English pada 7 Mei 2025, memperlihatkan laporan serangan India terhadap Pakistan. India dan Pakistan terancam perang besar-besaran, ini 5 hal yang perlu diketahui tentang konflik dua negara nuklir tersebut.

TRIBUNNEWS.COM – India dan Pakistan saling meluncurkan serangan rudal dan artileri pada Rabu (7/5/2025).

India menyalahkan Pakistan atas serangan militan di Kashmir yang dikelola India dua minggu lalu, yang menewaskan 26 warga sipil.

Kedua pihak saling serang dengan ancaman dan tindakan diplomatik.

Ketegangan memuncak pada Rabu pagi dengan serangan rudal dari India.

Mengutip Inquirer.net dan Al Jazeera, berikut lima hal yang perlu diketahui terkait konflik antara kedua negara tersebut:

1. Serangan dan Jumlah Korban

Beberapa wilayah di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan terkena serangan rudal India pada Rabu pagi.

Pakistan menyatakan bahwa 26 warga sipil tewas dalam serangan yang terjadi di sedikitnya enam lokasi serta penembakan di sepanjang perbatasan.

India mengklaim bahwa "Operasi Sindoor" menargetkan sembilan lokasi.

Sebagai respons, Pakistan mengerahkan jet tempurnya dan mengklaim telah menembak jatuh lima pesawat India.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, mengatakan kepada AFP bahwa pembalasan telah dimulai, setelah sebelumnya militer menyatakan akan merespons pada waktu dan tempat yang mereka pilih sendiri.

2. Pemicu

India geram atas serangan militan terhadap para turis di Kashmir yang dikelola India pada 22 April.

Baca juga: 7 Reaksi Pemimpin Dunia atas Konflik India dan Pakistan, Israel Dukung Hak New Delhi Membela Diri

Serangan tersebut menewaskan 26 orang, sebagian besar pria Hindu, di kawasan wisata populer Pahalgam.

Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Namun, New Delhi menyatakan bahwa para pelaku bersenjata berasal dari kelompok militan berbasis di Pakistan, Lashkar-e-Taiba.

PBB telah menetapkan Lashkar-e-Taiba sebagai organisasi teroris dengan rekam jejak melakukan serangan di wilayah India.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini