TRIBUNNEWS.COM - Pulpen milik CEO OceanGate Stockton Rush ditemukan masih utuh di antara reruntuhan kapal selam Titan yang mengalami ledakan dahsyat pada Juni 2023.
Penemuan mengejutkan itu diungkap dalam dokumenter baru berjudul Implosion: The Titan Sub Disaster, yang ditayangkan oleh Discovery dan dikutip oleh PEOPLE serta CNN.
Kapal selam Titan meledak saat menyelam menuju bangkai kapal Titanic di Samudra Atlantik, menewaskan lima orang di dalamnya, termasuk Rush.
Menurut Letnan Kelly Steele dari Penjaga Pantai AS, pulpen tersebut ditemukan bersama sisa lengan baju Stockton Rush yang terkubur dalam pasir.
“Di dalamnya ada pulpen, kartu nama, dan stiker Titanic,” ujar Steele dalam video yang diunggah di TikTok oleh Discovery.
Yang mengejutkan, kata Steele, pulpen tersebut benar-benar tidak rusak. “Semua serpihan lainnya hancur, tapi pulpen itu tetap utuh,” jelasnya.
Selain pulpen, tim penyelidik juga menemukan sisa-sisa lain, seperti potongan serat karbon, fiberglass, dan komponen elektronik dari Titan.
Puing-puing kapal selam berhasil diangkat dari kedalaman lebih dari 12.000 kaki oleh kendaraan bawah laut tak berawak.
Foto-fotonya sempat ditampilkan dalam sidang investigasi tahun lalu.
Salah satu bagian yang diangkat adalah endcap atau penutup belakang Titan, yang berfungsi seperti mangkuk besar.
Banyak barang dan reruntuhan menumpuk di dalamnya setelah tragedi terjadi.
“Seperti adonan lumpur,” kata Steele menjelaskan kondisi puing-puing setelah air laut dikeringkan.
Selain barang-barang pribadi, penyelidik juga menemukan sisa-sisa tubuh para korban.
Baca juga: Foto Bangkai Kapal Selam OceanGate Dirilis, Komunikasi Terakhir dengan Para Korban Juga Terungkap
Paul-Henri Nargeolet, pakar Titanic yang ikut dalam pelayaran terakhir itu, diyakini sebagai orang terakhir yang mengirim pesan dari Titan ke kapal pendukung, Polar Prince.
Dalam percakapan terakhir pukul 10.15 pagi, Titan melaporkan kondisi aman dan melihat kapal di permukaan.
Baca tanpa iklan