News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah ketika Dubai hampir menjadi bagian India

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kisah ketika Dubai hampir menjadi bagian India

Berdasarkan Undang-Undang Interpretasi tahun 1889, semua wilayah protektorat ini secara hukum dianggap sebagai bagian dari India.

Daftar wilayah kerajaan semi-independen India tersusun dalam deret alfabet, dimulai dengan Abu Dhabi.

Bahkan Gubernur Jenderal Lord Curzon menyarankan agar Oman diperlakukan "sebagai Negara Asli Kekaisaran India seperti halnya Lus Beyla atau Kelat [sekarang Balochistan]".

Paspor India dikeluarkan hingga ke wilayah Aden di Yaman modern, yang berfungsi sebagai pelabuhan paling barat India dan dikelola sebagai bagian dari Provinsi Bombay.

Ketika Mahatma Gandhi mengunjungi kota itu pada 1931, ia mendapati banyak pemuda Arab yang mengidentifikasi diri sebagai nasionalis India.

Bahkan pada saat itu, hanya sedikit warga Britania atau India yang menyadari wilayah India diperluas pemerintah UK sampai ke wilayah Arab.

Peta yang menunjukkan jangkauan penuh Kekaisaran India dipublikasikan secara sangat rahasia, dan wilayah Arab tidak dicantumkan dalam dokumen publik agar tidak menyinggung Kekaisaran Ottoman atau Kerajaan Arab Saudi.

Seperti yang dikatakan oleh seorang pengajar di Royal Asiatic Society:

"Seperti seorang syekh yang cemburu dan menutupi istri kesayangannya, demikian pula otoritas UK menutupi kondisi di negara-negara Arab dengan misteri yang begitu tebal sehingga para propagandis hampir dapat dimaafkan jika mengira bahwa sesuatu yang mengerikan sedang terjadi di sana."

Namun pada tahun 1920-an, kondisi politik mulai berubah. Kaum nasionalis India mulai membayangkan India bukan sebagai bangunan kekaisaran tetapi sebagai ruang budaya yang berakar pada wilayah geografis dalam kisah Mahabharata.

London melihat peluang untuk menyusun ulang batas wilayah. Pada 1 April 1937, pembagian kekaisaran menjadi beberapa wilayah diberlakukan dan Aden dipisahkan dari India.

Sebuah telegram dari Raja George VI dibacakan dengan lantang:

"Aden telah menjadi bagian integral pemerintahan India Britania selama hampir 100 tahun. Hubungan politik dengan Kekaisaran India milik saya sekarang akan terputus, dan Aden akan ditempatkan bawah Kekaisaran Kolonial saya."

Meski demikian, wilayah Teluk tetap dikelola pemerintah India di bawah kendali UK selama satu dekade berikutnya.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini