Direktur tersebut mencatat 40 persen situs yang terancam berada di Timur Tengah.
Ia mengatakan UNESCO akan melanjutkan aktivitasnya di Suriah, khususnya berupaya melindungi Museum Nasional di Damaskus dan monumen di kota Aleppo di barat laut.
Audrey Azoulay juga menegaskan bahwa UNESCO secara aktif memantau kerusakan pada situs budaya di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, menggunakan citra satelit dan berharap untuk dapat segera melakukan intervensi di wilayah Palestina yang dikepung Israel.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan