News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: Pertemuan Xi Jinping dan Trump - Ketahanan Gunung Soffeh Iran Dibom 20 Kali

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menjadi fokus pemberitaan dunia dalam 24 jam terakhir.

Donald Trump dan Xi Jinping disebut sepakat bahwa "Selat Hormuz harus tetap terbuka."

Sementara itu, Iran tetap mampu meluncurkan rudal meski fasilitas bawah tanah di dekat Isfahan digempur hampir 20 kali oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel. 

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

1. Xi Jinping dan Trump Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka, China Berminat Beli Lebih Banyak Minyak AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping sepakat bahwa "Selat Hormuz harus tetap terbuka."

Kesepakatan Donald Trump dan Xi Jinping ini disampaikan oleh Gedung Putih pada Kamis (14/5/2026), setelah pertemuan puncak AS-Tiongkok di Beijing.

Gedung Putih membagikan pernyataan tentang pembicaraan Trump-Xi, tanpa menyebutkan isu Taiwan, dan secara panjang lebar merujuk pada perang Iran dan Selat Hormuz.

“Presiden Trump mengadakan pertemuan yang baik dengan Presiden Xi dari China,” kata Gedung Putih, Kamis, seperti diberitakan Anadolu Agency.

“Kedua pihak membahas cara-cara untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua negara kita, termasuk memperluas akses pasar bagi bisnis Amerika ke Tiongkok dan meningkatkan investasi Tiongkok ke industri kita."

"Para pemimpin dari banyak perusahaan terbesar Amerika Serikat turut hadir dalam sebagian pertemuan tersebut,” demikian pernyataan itu.

China Disebut Minat Beli Lebih Banyak Minyak AS

Para pejabat AS menyebut kemungkinan China membeli lebih banyak energi AS setelah Presiden Donald Trump dan Xi Jinping mengadakan pembicaraan di Beijing pada hari Kamis.

Gedung Putih mengatakan Xi menyatakan minat untuk membeli lebih banyak minyak AS untuk mengurangi ketergantungan China pada Selat Hormuz.

Tak lama kemudian, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada CNBC bahwa mereka telah membahas kemungkinan Beijing membeli lebih banyak energi, dan bahwa produksi dari Alaska akan menjadi hal yang "alami" bagi China.

Tidak ada penyebutan pembelian energi dalam ringkasan pertemuan yang diterbitkan oleh media pemerintah China.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini