News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Hamas Setuju Bebaskan 10 Sandera, tapi Israel Harus Mundur dari Gaza

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBEBASAN SANDERA ISRAEL - Foto ini diambil pada Jumat (31/1/2025) dari publikasi resmi Telegram Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas) pada Kamis (30/1/2025), menunjukkan tentara wanita Israel, Agam Berger, yang dibebaskan anggota Brigade Al-Qassam melambaikan tangan kepada warga Palestina dalam pertukaran tahanan ketiga di Jalur Gaza pada Kamis (30/1/2025). Pada 9 Juli, Hamas dikabarkan setuju untuk membebaskan 10 sandera dengan syarat.

Pemimpin Hamas itu mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan tahap pertama perjanjian tersebut mencakup penarikan pasukan Israel ke posisi mereka pada tanggal 2 Maret, yang membuka penyelesaian negosiasi dan dimulainya pembicaraan tahap kedua.

Hamas dan Israel sebelumnya mencapai gencatan senjata pada Januari lalu dan fase pertama berlangsung selama 42 hari.

Namun, Israel dan Hamas saling tuduh adanya pelanggaran, disusul dengan serangan Israel ke Jalur Gaza pada Maret lalu, yang memperburuk peluang negosiasi.

Putaran baru perundingan tidak langsung antara delegasi Hamas dan delegasi Israel sedang berlangsung di ibu kota Qatar, Doha, dengan tujuan membahas rincian perjanjian yang menjamin gencatan senjata di Jalur Gaza.

Setidaknya 57.680 warga Palestina telah tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, kata Kementerian Kesehatan, Rabu.

Pernyataan kementerian mengatakan bahwa 105 jenazah dibawa ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, dengan 530 orang terluka, sehingga jumlah korban luka menjadi 137.409 dalam serangan Israel, seperti diberitakan Anadolu Agency.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini