Pada pemilihan presiden 5 Juli 2024, Pezeshkian memenangkan putaran kedua dengan raihan sekitar 53,7 persen suara, mengalahkan Saeed Jalili.
Kemenangannya dianggap sebagai gelombang dukungan rakyat terhadap perubahan di tengah ketegangan ekonomi dan politik negara.
Pezeshkian secara resmi menjabat sebagai Presiden Iran ke-9 pada 28 Juli 2024, menggantikan Presiden Ebrahim Raisi yang meninggal dalam kecelakaan helikopter Mei 2024, dikutip dari Anadolu Agency.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan