News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Thailand Vs Kamboja

Korban Konflik Thailand-Kamboja Bertambah, 32 Orang Tewas, 130 Lebih Terluka

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONFLIK THAILAND-KAMBOJA - Tangkapan layar YouTube CNBC-TV18 pada Sabtu (26/7/2025). bangunan yang terbakar dengan asap hitam tebal membumbung tinggi ke udara. Insiden kebakaran di sebuah lokasi yang dekat dengan stasiun pengisian bahan bakar atau minimarket yang terlihat dari logo PTT dan 7-Eleven Thailand akibat konflik yang memanas dengan Kamboja

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan lama antara Thailand dan Kamboja kembali pecah menjadi konflik bersenjata serius setelah ledakan di sepanjang perbatasan pada Kamis (24/7/2025).

Serangan balasan dari kedua belah pihak menyebabkan serangkaian bentrokan sengit di wilayah sengketa sekitar kompleks kuil Ta Moan dan Ta Muen Thom, yang terletak di Provinsi Preah Vihear, Kamboja.

Bentrokan di sekitar kompleks kuil Ta Moan dan Ta Muen Thom terjadi karena kedua situs bersejarah ini terletak di wilayah perbatasan yang disengketakan antara Thailand dan Kamboja. 

Meski secara administratif kuil-kuil tersebut berada di Provinsi Preah Vihear, Kamboja, militer Thailand telah lama mengklaim dan menempatkan pasukannya di sana, memicu ketegangan yang terus berulang.

Sejak pertempuran meletus, korban jiwa terus bertambah.

Hingga Sabtu (26/7/2025), jumlah total korban tewas di kedua belah pihak telah mencapai 32 orang, dengan lebih dari 130 orang lainnya luka-luka, baik dari kalangan militer maupun sipil.

Warga Sipil Jadi Korban Utama

Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, Maly Socheata, melaporkan tujuh warga sipil dan lima tentara tewas dalam dua hari terakhir. 

Salah satu korban tewas adalah seorang pria yang berlindung di pagoda Buddha ketika roket Thailand menghantam bangunan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Sedikitnya 50 warga sipil dan lebih dari 20 tentara Kamboja juga mengalami luka-luka.

Sementara itu, pihak militer Thailand mencatat 13 warga sipil, termasuk anak-anak, dan enam tentara tewas dalam rentetan serangan. 

Selain itu, 29 tentara dan 30 warga sipil Thailand terluka, dengan banyak dari mereka menderita akibat pecahan bom dan runtuhan bangunan.

Evakuasi Massal dan Status Darurat

Baca juga: Konflik Perbatasan Memanas, Warga Thailand dan Kamboja Saling Serang di Sosial Media

Kondisi semakin memburuk memaksa evakuasi besar-besaran. 

Pemerintah Kamboja menyatakan sekitar 20.000 warga telah dievakuasi dari wilayah utara yang berbatasan langsung dengan Thailand. 

Di sisi lain, Thailand mengungkapkan lebih dari 138.000 orang telah dievakuasi dari delapan distrik perbatasan yang kini berada dalam status darurat militer.

Setidaknya 300 pusat evakuasi telah dibuka di Thailand untuk menampung warga yang mengungsi akibat konflik.

Eskalasi Serangan: Roket dan Jet Tempur

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini