Hamad International (DOH) di Qatar berada di peringkat ketiga berkat lantai marmer berkilau dan fasilitas mewahnya.
Meski berada di lingkungan gurun, bandara ini menjaga kebersihan luar biasa di terminal ultra-modernnya.
Pendekatan kebersihan mereka melibatkan tim yang dibagi berdasarkan zona, sistem reklamasi air untuk pembersihan, serta penggunaan produk pembersih ramah lingkungan.
Instalasi seni ikonik, termasuk boneka beruang raksasa, mendapat perawatan khusus agar tetap bersih.
4. Bandara Internasional Seoul Incheon – Korea Selatan
Bandara Incheon (ICN) memadukan teknologi mutakhir dan perhatian manusia untuk menciptakan lingkungan yang selalu segar meski melayani lebih dari 70 juta penumpang per tahun.
Mereka memelopori penggunaan robot disinfeksi UV-C, dan tim kebersihan dengan seragam berwarna sesuai area terminal menjadi simbol efisiensi.
Area istirahat dibersihkan menyeluruh setiap 30 menit pada jam sibuk.
5. Bandara Internasional Hong Kong
Hong Kong International (HKG) menjaga kebersihan meski beroperasi di pulau buatan dengan cuaca menantang.
Sistem pemantauan sensor real-time membantu mendeteksi area yang perlu dibersihkan segera, sementara toilet dilengkapi fitur pelacakan hunian untuk menyesuaikan jadwal pembersihan.
6. Bandara Centrair Nagoya – Jepang
Bandara Centrair Nagoya (NGO) mungkin lebih kecil dibanding Haneda atau Narita, namun komitmen kebersihannya setara.
Tim kebersihan menjalani pelatihan teknis dan layanan pelanggan, sementara elemen arsitektur kayu khas bandara mendapat perawatan khusus untuk menjaga estetika dan higienitasnya.
7. Bandara Internasional Narita Tokyo – Jepang
Meski usianya lebih tua dari Haneda, Narita (NRT) mempertahankan standar kebersihan tinggi melalui renovasi rutin dan protokol pemeliharaan ketat.
Stasiun pemilahan sampah berbasis AI membantu wisatawan memisahkan sampah daur ulang dengan benar.
Baca juga: Apa Arti Huruf J dalam Penamaan Jet Tempur China? Amerika Biasa Pakai Awalan F yang Berarti Fighter
8. Bandara Internasional Kansai – Jepang
Kansai (KIX), yang dibangun di atas pulau buatan di Teluk Osaka, menghadapi tantangan lingkungan laut seperti residu garam dan kelembapan.
Mereka menggunakan solusi pembersih khusus untuk melindungi struktur baja terminal dan memanfaatkan cahaya alami untuk menjaga higienitas.
Baca tanpa iklan