Aku percaya Yang Mahakuasa di atas sana sedang mengawasi, mengawasi kita. Jadi, ingatlah aku, ya.," pungkas Frank Caprio pada Selasa (19/8/2025).
Selang satu hari setelah video tersebut diunggah, Frank Caprio dinyatakan meninggal.
Pria kelahiran 1936 tersebut merupakan hakim kepala di Pengadilan Kota Providence, Rhode Island sejak tahun 1985 hingga pensiun pada tahun 2023.
Sosok Frank Caprio mulai dikenal publik setelah muncul di acara televisi, Caught in Providence.
Acara tersebut menyiarkan sidang-sidang, khususnya kasus pelanggaran lalu lintas ringan, parkir ilegal, atau menerobos lampu merah.
Pria kelahiran Providence dapat menyentuh hati masyarakat melalui pendekatan unik dengan belas kasih dan akal sehat dalam memberikan keputusan.
Cuplikan Frank Caprio yang tengah bekerja pun beberapa kali viral di media sosial.
Gaya khas di ruang sidang dengan mengundang anak-anak untuk duduk dengannya.
Lalu membebaskan denda bagi mereka yang kesulitan ekonomi membuat Frank Caprio menuai banyak pujian.
Caprio pernah membatalkan pelanggaran seorang pria berusia 96 tahun yang melanggar aturan karena ingin mendonorkan darah untuk putranya yang mendetita kanker.
Video-video sidang Frank Caprio ditayangkan di Caught in Providence telah ditonton lebih dari 1 miliar kali di media sosial.
Julukan 'Hakim paling baik hati di dunia' pun disematkan untuk Frank Caprio.
Caprio mulai didiagnosis menderita kanker pankreas sejak tahun 2023.
Setelah mendapat hasil itu, hakim Caprio mengaku siap untuk berjuang.
"Saya sepenuhnya siap untuk berjuang sekuat tenaga," ucap Caprio sembari mengucapkan terima kasih pada para pengikut di Instagram yang mencapai lebih dari 3 juta followers.
Hakim Caprio kini telah meninggal dunia di usia 88 tahun.
Ia meninggalkan istrinya, Joyce Caprio.
Selama hidup bersama hampir 60 tahun, Hakim Caprio kini meninggalkan lima anak, tujuh cucu, dan dua cicit. (*)
(Tribunnews.com/ Siti N)
Baca tanpa iklan