News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Australia Larang Warganya Plesir ke Iran Buntut Insiden Pengusiran Dubes

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI BANDARA - Ilustrasi bandara yang diunduh dari Pexels pada 24 Juli 2025. Australia larangan keras bagi warganya untuk tidak bepergian ke wilayah Iran, buntut insiden pengusiran Dubes Iran karena tudingan serangan anti-semit

 “Orang asing di Iran, termasuk warga Australia, berisiko tinggi mengalami penahanan tanpa proses hukum. Iran juga tidak mengakui kewarganegaraan ganda, sehingga kemampuan pemerintah Australia untuk memberikan bantuan konsuler sangat terbatas.” ujar pernyataan resmi Smartraveller.

Kondisi di Iran: Tak Stabil dan Tak Terduga

Selain risiko penahanan, pemerintah Australia juga memperingatkan kemungkinan terjadinya serangan teror di Iran.

Lokasi-lokasi publik seperti kedutaan besar, hotel, tempat ibadah, lokasi wisata, parade militer, hingga bisnis Barat disebut sebagai target potensial.

“Serangan bisa terjadi kapan saja, dengan atau tanpa peringatan. Hindari keramaian, demonstrasi, maupun pertemuan publik karena bisa berubah menjadi kekerasan mendadak,” tulis peringatan tersebut.

Situasi keamanan regional digambarkan tidak dapat diprediksi, dengan risiko konflik militer lebih lanjut.

Meski penerbangan internasional dari Iran masih beroperasi, kemampuan pemerintah Australia untuk membantu warganya di lapangan sangat terbatas.

Dengan krisis yang terus berkembang, Australia kini mengambil sikap tegas: melindungi warganya dengan cara menutup pintu perjalanan ke Iran sekaligus membatasi segala bentuk hubungan diplomatik dengan Teheran.

(Tribunnews.com / Namira)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini