News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

'David da Vinci', anak jenius Meksiko dengan IQ lebih tinggi dari Einstein

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

'David da Vinci', anak jenius Meksiko dengan IQ lebih tinggi dari Einstein

Faktanya, meskipun dia punya banyak teman orang dewasa karena merasa "tidak cocok" dengan banyak anak, David memastikan bahwa dirinya juga melakukan hal-hal biasa sesuai usianya, seperti bermain dengan balok-balok mainan atau pergi ke taman.

"Banyak yang berpikir saya adalah anak yang menyamar sebagai orang dewasa, tetapi saya adalah seorang anak yang melakukan hal-hal anak-anak… dan juga sebagian hal orang dewasa," paparnya.

Diagnosis anak berbakat

Diagnosis bahwa David punya kemampuan tinggi datang relatif cepat dalam hidupnya. Namun, ada banyak anak lain dianggap mengidap gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) karena gelisah atau bosan di sekolah. Kondisi ini juga bisa disalahartikan sebagai autisme.

"Yang terjadi adalah anak itu sudah memahami apa yang sedang dijelaskan dan menginginkan sesuatu yang lebih," kata Claudia, ibu David.

Bahkan, menurut perkiraan yang ditangani oleh lembaga seperti Centro de Atención al Talento (CEDAT), di Meksiko diperkirakan bisa jadi ada satu juta anak berbakat. Namun, sebagian besar belum teridentifikasi dan 93?ri mereka salah didiagnosis.

"Saya yakin bahwa di Meksiko ada banyak anak seperti saya yang tidak mendapatkan dukungan maupun bimbingan. Saya sangat sedih melihat bahwa ada talenta-talenta besar yang harus pergi ke negara lain karena keluarganya tidak memiliki sumber daya atau karena di sini mereka tidak menemukan peluang," ucap David.

Sepanjang wawancara, David berbicara dengan sangat cepat. Ia meloncat dari satu topik ke topik lain dengan mudah dan kembali ke belakang jika merasa lupa menyebutkan sesuatu yang penting.

Claudia mengakui bahwa menjadi ibu dari anak seperti ini merupakan tantangan besar.

"Menjadi ibu dari Edgar David Camacho Flores itu sangat mudah, karena dia anak yang tenang, penuh kasih dan baik hati. Tetapi menjadi ibu dari David da Vinci itu tantangannya, karena dia bergerak cepat, berlari ke sana sini…," ujarnya.

"Saya bilang kepadanya bahwa dia punya dua tupai kecil di kepalanya. Tetapi dia bilang tidak, bahwa dia punya sebuah komputer kuantum," tutupnya sambil bercanda.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini