News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus HAM Cina Terkatung-katung Usai KTT Trump–Xi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasus HAM Cina Terkatung-katung Usai KTT Trump–Xi

Di sisi lain, Drexel "tidak mengetahui seperti apa proses negosiasi di balik layar" bagi 17 anggota gereja lainnya yang ditahan. "Idealnya, jika Ayah saya dibebaskan, tidak ada alasan bagi yang lain untuk tetap dipenjara,” katanya.

Pendukung Jimmy Lai usulkan pertukaran tahanan

Jimmy Lai (78) telah ditahan sejak penangkapannya pada 2020 dan menjadi salah satu tokoh paling menonjol yang dipenjara berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional Cina yang membungkam perbedaan pendapat di Hong Kong.

Sebagai bentuk pengakuan atas perjuangannya membela kebebasan pers, DW menganugerahkan penghargaan Freedom of Speech Award kepada Lai tahun ini.

Pertemuan di Beijing bulan ini merupakan kedua kalinya Trump mengangkat kasus Lai kepada Xi. Sebelumnya, kasus ini pernah dibahas pada pertemuan di Busan, Korea Selatan, tahun lalu.

"Saya melihat isu ini semakin mendapat perhatian besar,” kata Presiden Committee for Freedom in Hong Kong, Mark Clifford. "Masalah ini tidak akan hilang, dan September menjadi momen berikutnya.”

Clifford mengatakan kepada DW bahwa Lai berpotensi menjadi bagian dari pertukaran tahanan, merujuk pada kasus eksekutif Huawei Meng Wanzhou yang terhindar dari ekstradisi ke AS pada 2021. Hal ini dianggap secara luas sebagai pertukaran tidak langsung dengan dua warga Kanada yang ditahan di Cina, tetapi Beijing membantah keterkaitan tersebut.

Clifford juga meyoroti pertukaran tahanan yang jarang terjadi pada 2024 setelah kesepakatan antara Xi dan Presiden AS saat itu, Joe Biden.

Aleksandra Bielakowska, manajer advokasi Reporters Without Borders untuk Asia-Pasifik , menilai kunjungan Xi ke Washington pada September sebagai peluang untuk kembali mendorong pembebasan Lai karena keputusan semacam itu dapat diumumkan selama pertemuan.

"Pemerintah AS akan menepati janjinya, dan mereka tidak bisa melakukannya sendiri,” katanya kepada DW. Karena "Jimmy Lai adalah warga negara Inggris", tambahnya, "Inggris seharusnya berbuat lebih untuk membebaskannya."

Tekanan diplomatik dan ekonomi meningkat

Jared Genser, pengacara HAM yang pernah menjadi penasihat hukum pro bono bagi peraih Nobel Liu Xiaobo, juga menyerukan dukungan lebih luas selain yang diberikan AS.

"Jika ingin melihat kemajuan dalam kasus perorangan, Xi Jinping harus terus mendengar tekanan secara konsisten dan terbuka dari lebih banyak negara, bukan hanya Amerika Serikat,” ujarnya.

Bielakowska menambahkan bahwa pengaruh utama AS dan Eropa terhadap Cina terletak pada perdagangan dan bisnis.

"Ini selalu tentang bisnis dengan Cina. Mereka sangat oportunis dalam hal ini dan hanya akan bertindak ketika melihat ada peluang bagi mereka," katanya.

Meskipun Beijing mungkin enggan memperbaiki catatan HAM-nya, Bielakowska menekankan bahwa hubungan dagang Cina dengan negara lain tetap krusial dan menjadi titik yang rentan.

"Di sinilah Cina merasa adanya tekanan karena mereka ingin berbisnis dengan Eropa dan Amerika Serikat...mereka ingin membuktikan bahwa mereka ada mitra," katanya, "dan inilah saatnya bagi kita memanfaatkan pengaruh ini."

Artikel ini pertama kali terbit dalam Bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Algadri Muhammad
Editor: Rizki Nugraha

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini