Namun tim Balobaki Check tidak menemukan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.
Pemotongan dana perburuk situasi
Masalah lain yang memperberat penanganan wabah adalah berkurangnya dukungan dana internasional untuk bantuan darurat.
Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pada 2025 merealisasikan keluarnya AS dari Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), disertai pemangkasan besar-besaran terhadap badan bantuan luar negeri USAID dan program penanganan krisis CDC, turut mempersempit sumber pendanaan.
Sejumlah pemerintah Eropa juga melakukan penghematan serupa.
Bagi Nehring, kondisi itu secara langsung membuka ruang lebih besar bagi penyebaran hoaks.
"Kalau dana untuk bantuan kesehatan saja dipotong, tentu sulit berbicara tentang anggaran yang lebih besar untuk komunikasi kesehatan,” katanya.
Meski demikian, Kasongo menilai pemerintah dan otoritas kesehatan berupaya keras menyampaikan informasi yang jelas kepada masyarakat.
Namun dia meragukan apakah pendekatan yang ada sudah cukup efektif menjangkau seluruh lapisan penduduk.
"Bagaimana memastikan informasi disebarkan secara lisan, bukan hanya dalam bahasa Prancis dan bukan hanya dalam empat bahasa nasional?” ujarnya.
Menurut Kasongo, para pemimpin komunitas perlu dilibatkan lebih aktif dan diberi akses pada informasi yang dapat dipercaya. Dengan begitu, mereka dapat menjadi penghubung yang membantu menyebarkan informasi akurat di tengah masyarakat.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman
Diadaptasi oleh Rizki Nugraha
Editor: Ayu Purwaningsih
Baca tanpa iklan