Menjelang akhir Agustus 2025, Israel memang mengizinkan sekitar 300 truk bantuan masuk setiap hari, namun jumlah itu dinilai jauh dari cukup.
Bantuan untuk kebutuhan tempat tinggal, seperti tiang tenda, juga belum diizinkan masuk, menurut laporan Reuters.
Sementara itu, perundingan antara Israel dan Hamas yang ditengahi oleh Qatar dan Mesir masih berjalan alot, di mana kedua pihak sulit menemukan titik temu terkait tuntutan untuk mengakhiri perang genosida di Gaza.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan