News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Perundingan Hamas-Israel soal Perang Gaza Dilanjut, Putaran Pertama Berakhir dalam 'Suasana Positif'

Penulis: Nuryanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SOLIDARITY GAZA - Peserta aksi mengikuti long march Solidarity March with Global March to Gaza di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (15/6/2025). Putaran pertama perundingan Gaza antara Hamas dan mediator telah berakhir di Mesir.

TRIBUNNEWS.COM - Israel dan Hamas memulai perundingan tidak langsung untuk mengakhiri perang di Gaza pada Senin (6/10/2025).

Kedua belah pihak telah mengisyaratkan dukungan terhadap rencana perdamaian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Perundingan digelar di resor Laut Merah Mesir, Sharm el-Sheikh, yang dimediasi oleh AS dan bertujuan untuk menyelesaikan detail tahap pertama rencana tersebut.

Rencana tersebut mencakup gencatan senjata untuk memungkinkan pembebasan semua sandera yang masih ditahan Hamas dengan imbalan ratusan tahanan Palestina di Israel.

Putaran pertama perundingan Gaza antara Hamas dan mediator telah berakhir di Mesir "di tengah suasana positif", lapor media yang terkait dengan Pemerintah Mesir, Selasa (7/10/2025).

Al-Qahera News, yang terkait dengan intelijen negara, melaporkan pembicaraan akan berlanjut pada Selasa, juga antara Hamas dan mediator di kota resor Sharm El-Sheikh, tempat delegasi Israel tiba pada Senin.

Al-Qahera News sebelumnya mengatakan, delegasi "sedang membahas persiapan kondisi lapangan untuk pembebasan tahanan dan narapidana".

"Mediator Mesir dan Qatar bekerja sama dengan kedua belah pihak untuk membangun mekanisme pembebasan sandera yang ditawan di Gaza dengan imbalan warga Palestina yang ditawan di penjara Israel," lapornya, Selasa.

Pernyataan Trump

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia "cukup yakin" kesepakatan damai Gaza mungkin terjadi.

Trump juga mengatakan Hamas menyetujui isu-isu "sangat penting" saat perundingan dengan Israel dimulai.

"Saya punya batasan merah, jika hal-hal tertentu tidak terpenuhi, kami tidak akan melakukannya," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval ketika ditanya apakah ia punya prasyarat, termasuk persetujuan Hamas untuk melucuti senjata, Senin, dikutip dari Al Arabiya.

Baca juga: Putin Telepon Netanyahu, Bicara soal Rencana Trump di Gaza dan Nuklir Iran

“Namun saya rasa kami melakukannya dengan sangat baik dan saya rasa Hamas telah menyetujui hal-hal yang sangat penting," katanya.

Trump mengatakan dia optimistis mengenai peluang tercapainya kesepakatan saat delegasi dari Hamas dan Israel memulai pembicaraan tidak langsung di Mesir untuk mengakhiri perang berdasarkan rencana 20 poinnya.

"Saya rasa kita akan mencapai kesepakatan. Sulit bagi saya untuk mengatakannya karena selama bertahun-tahun mereka telah berusaha mencapai kesepakatan," kata Trump.

"Kita akan mencapai kesepakatan untuk Gaza, saya cukup yakin, ya," tegas dia.

Hal-hal Penting dari Rencana Trump

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini