Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menguasai desa Novohryhorivka di wilayah Zaporizhzhia, dan serangan di wilayah Kherson serta Sumy menewaskan total enam warga sipil.
Rusia akan Hancurkan Rudal Tomahawk AS jika Dikirim ke Ukraina
Rusia memperingatkan jika Amerika Serikat memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina, Moskow akan menembak jatuh rudal-rudal itu dan mengebom lokasi peluncurannya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Andrei Kartapolov, ketua komite pertahanan parlemen Rusia, yang mengatakan Rusia akan membalas terhadap pihak yang memasok atau menggunakan rudal tersebut.
"Respons kami akan tegas, ambigu, terukur, dan asimetris. Kami akan mencari cara untuk melukai mereka yang menyusahkan kami," kata Andrei Kartapolov kepada kantor berita pemerintah RIA Novosti.
Ia menyatakan rudal Tomahawk tidak akan mengubah banyak di medan perang karena dipasok dalam jumlah kecil, dan Rusia sudah mengetahui cara menghadapi rudal itu—sehingga ancaman utama akan ditujukan pada negara pemasok dan lokasi peluncuran.
Jika Ukraina menyiapkan lokasi peluncuran, ia mengatakan Rusia akan memakai drone dan rudal untuk menghancurkannya.
"Kami sangat mengenal rudal-rudal ini, bagaimana mereka terbang, bagaimana cara menembak jatuhnya; kami pernah bekerja dengan mereka di Suriah, jadi tidak ada yang baru. Satu-satunya masalah akan muncul bagi mereka yang memasok dan menggunakannya; di situlah masalahnya," lanjutnya.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia ingin tahu bagaimana Ukraina akan menggunakan Tomahawk sebelum menyetujuinya, karena khawatir memicu eskalasi — meski ia menyebut telah "membuat keputusan" terkait hal itu.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, memperingatkan Washington agar berhati-hati, mengatakan pasokan Tomahawk akan menjadi langkah eskalasi serius yang mengubah situasi secara "kualitatif".
ISW: Rusia Kehilangan Banyak Tentara
Dalam laporan tertanggal 7 Oktober, Institute for the Study of War (ISW) menyebut Rusia mengalami banyak korban jiwa, terutama akibat serangan drone Ukraina, meski hanya memperoleh kemajuan taktis yang kecil di medan perang.
Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan pasukan Ukraina masih bertahan di semua lini pertempuran, termasuk di Kupiansk yang telah hancur akibat serangan Rusia selama berbulan-bulan.
Ia mengakui situasi di sekitar Novopavlivka di wilayah Zaporizhzhia masih sulit, namun menegaskan tindakan defensif aktif Ukraina menunjukkan hasil positif.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah merebut desa Novohryhorivka di wilayah Zaporizhzhia selatan.
Namun, Reuters menyatakan tidak dapat memverifikasi secara independen laporan dari kedua pihak mengenai situasi di medan perang.
Dubes Ukraina Minta NATO Beli Lebih Banyak Senjata dari AS
Duta Besar Ukraina untuk NATO, Alyona Getmanchuk, meminta negara-negara Eropa meningkatkan pembelian senjata dari Amerika Serikat untuk membantu Kyiv.
Baca tanpa iklan