News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.324, Rusia akan Hancurkan Rudal Tomahawk

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUDAL TOMAHAWK - Foto USS Antietam (CG 54) melakukan skenario serangan rudal jelajah darat Tomahawk (TLAM), 20 September 2020, yang menargetkan wilayah Farallon de Medinilla, yang terletak di pulau tak berpenghuni seluas 200 hektar di lepas pantai Guam sebagai bagian dari Valliant Shield 2020, diambil dari web US Navy, Kamis (9/10/2025).

Pria itu dituduh terlibat dalam ledakan pipa gas Nord Stream dan terancam diektradisi ke Jerman.

Pengacaranya, Timoteush Paprocki, menegaskan Zhuravlev tidak bersalah dan tidak ada bukti keterlibatannya. 

Ia juga menilai tuduhan Jerman sebagai “sabotase konstitusional” tidak tepat, karena tindakan terhadap aset Rusia seharusnya tidak bisa dihukum di Uni Eropa saat perang masih berlangsung.

Paprocki menambahkan Zhuravlev sudah lama tinggal di Polandia, memiliki bisnis, dan tidak berisiko kabur.

Menurut media Jerman, Zhuravlev diduga instruktur selam yang menanam bahan peledak di pipa bawah laut pada 2022.

Selain itu, seorang warga Ukraina lain, Sergei Kuznetsov, juga telah ditangkap di Italia terkait kasus yang sama, lapor The Guardian.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini