News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.329: Uni Eropa Danai Pengadilan untuk Adili Putin

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ESKALASI LAUT BALTIK - Presiden Rusia Vladimir Putin menaiki kapal selam di Laut Baltik pada tanggal 15 Juli 2013. Eskalasi Rusia dan negara-negara NATO yang berbagi wilayah kelautan di Laut Baltik, membuat eskalasi konflik makin tinggi di wilayah perairan tersebut. Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan pada Senin (13/10/2025) bahwa Uni Eropa mulai mendanai pengadilan khusus untuk mengadili Presiden Rusia Vladimir Putin.

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama 1.329 hari hingga Selasa (14/10/2025).

Konflik Rusia-Ukraina tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berakar pada ketegangan panjang sejak bubarnya Uni Soviet pada 1991.

Sejak Ukraina meraih kemerdekaan, relasinya dengan Moskow kerap diwarnai perebutan pengaruh dan saling curiga.

Situasi semakin memanas pada 2014 ketika Revolusi Euromaidan menjatuhkan pemerintahan pro-Rusia di Kyiv.

Tak lama kemudian, Rusia menganeksasi Krimea dan memberi dukungan kepada kelompok separatis di Donbas.

Puncaknya terjadi pada Februari 2022, saat Moskow melancarkan invasi besar-besaran yang mengubah konflik regional menjadi perang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Terbaru, Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas menyatakan Uni Eropa mulai mendanai pengadilan internasional guna mengadili Presiden Rusia Vladimir Putin atas kejahatan agresi terhadap Ukraina.

Konflik ini dipandang tidak hanya sebagai perebutan wilayah, tetapi juga pertarungan narasi, legitimasi, serta masa depan tatanan dunia.

Dunia menyaksikan bahwa akar konflik masih dalam dan jalan menuju perdamaian belum terlihat jelas.

Berikut adalah rincian lengkap peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.329:

1. Terminal Minyak Krimea Terbakar Usai Serangan Drone Ukraina

Baca juga: Vladimir Putin 73 Tahun: Kisah Tikus di Leningrad, Agen KGB di Dresden hingga Menjadi Tsar Rusia

Sebuah terminal minyak di Feodosia, Semenanjung Krimea yang diduduki Rusia, terbakar pada Senin (13/10/2025) usai serangan pesawat nirawak Ukraina.

Seorang pejabat keamanan Ukraina yang dikutip Reuters mengatakan drone tersebut diluncurkan oleh dinas intelijen Ukraina Sluzhba Bezpeky Ukrayiny (SBU) dan pasukan khusus militer Ukraina.

Serangan itu menghantam sedikitnya lima tangki penyimpanan minyak dan dua gardu listrik Rusia di wilayah yang direbut Moskow dari Ukraina sejak 2014.

Belum ada laporan resmi dari pihak Rusia terkait jumlah kerusakan akibat serangan tersebut.

2. NASA Deteksi Panas Besar di Krimea Usai Serangan Drone

Layanan pemantauan kebakaran satelit NASA menunjukkan tanda-tanda panas besar di sekitar terminal Feodosia.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini