News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Beruang Liar Kembali Serang Warga Jepang Sampai Tewas, Empat Luka-luka

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SERANGAN BERUANG - Polisi Jepang menyelidiki lokasi serangan beruang liar yang menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya pada hari Jumat di Desa Higashinaruse, Prefektur Akita, Jepang.

Mengantisipasi meluasnya serangan beruang liar ini, Pemerintah Prefektur Akita sedang mempertimbangkan untuk meminta pengerahan pasukan Pasukan Bela Diri menyusul serentetan serangan beruang di prefektur tersebut, ujar Gubernur Kenta Suzuki pada hari Minggu.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Suzuki juga mengatakan bahwa ia berencana untuk mengunjungi Kementerian Pertahanan di Tokyo dalam waktu dekat untuk mengajukan permintaan tersebut.

Dalam insiden terbaru pada hari Jumat, empat orang diserang beruang di desa Higashinaruse, yang mengakibatkan satu orang tewas.

“Situasi ini telah melampaui apa yang dapat ditangani oleh pemerintah prefektur dan kota,” kata Suzuki.

Pihak berwenang di Jepang mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beruang karena musim gugur akan segera dimulai.

Jumlah kematian akibat serangan beruang di negara ini pada tahun fiskal 2025 (sejak bulan April 2025), mencapai 10 hingga Jumat, 24 Oktober 2025.

Ini menjadi angka tahunan tertinggi sejak data pertama kali tersedia pada tahun fiskal 2006. Lebih dari 100 orang telah tewas atau terluka sejauh ini pada tahun fiskal ini.

Beruang liar sering terlihat di wilayah Tohoku dan wilayah lainnya. Situasi ini mungkin memburuk karena panen kacang beech yang buruk, makanan utama beruang, dan karena hewan-hewan tersebut menjadi aktif sebelum hibernasi.

Di Prefektur Iwate, sudah lebih dari 30 orang telah tewas atau terluka sejak April 2025. 

Hari Senin lalu, sesosok mayat dengan luka-luka yang kemungkinan disebabkan oleh serangan beruang ditemukan di permukiman di prefektur tersebut. Polisi sedang berusaha mengidentifikasi mayat tersebut dan penyebab kematiannya.

 

Sumber: Japan Times/Jiji/AFP

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini