News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Top Rank

10 Negara Terfavorit untuk Wisata Medis, Bukan Sekadar Liburan

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TOP RANK - Tangkap layar YouTube Bumrungrad International Hospital, menampilkan halaman depan rumah sakit Bumrungrad di Thailand. Inilah 10 negara terfavorit untuk wisata medis.


TRIBUNNEWS.COM 
– Medical tourism atau wisata medis telah berkembang pesat selama lima belas tahun terakhir, mengutip globalhealthcareaccreditation.com.

Wisata medis merupakan praktik bepergian ke suatu negara bukan untuk berlibur, melainkan untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

Dengan meningkatnya biaya layanan kesehatan di negara-negara maju dan semakin banyaknya pilihan layanan yang terjangkau di negara berkembang, semakin banyak orang yang memilih berobat ke luar negeri.

Berikut Tribunnews merangkum 10 negara terfavorit untuk wisata medis, dilansir nomadcapitalist.com, my1health.com, dan globalhealthcareaccreditation.com.

1. Malaysia

Jumlah pengunjung: 1,2 juta pasien (2018)
Fokus perawatan: Kardiologi, kesuburan, ortopedi, dan bedah kosmetik

Malaysia menerima jutaan wisatawan medis setiap tahun, terutama dari Asia, berkat infrastruktur yang maju dan biaya perawatan yang rendah.

Negara ini telah membangun fasilitas medis yang menyaingi Singapura, namun dengan harga jauh lebih murah.

Pemerintah Malaysia bahkan mendirikan lembaga khusus untuk menarik ratusan ribu wisatawan medis bagi berbagai prosedur, mulai dari perawatan luka bakar hingga penyakit jantung.

Seiring meningkatnya biaya di Singapura, Kuala Lumpur kini menjadi alternatif utama dengan harga kompetitif serta layanan dan fasilitas setara pesaing regionalnya.

Bahasa Inggris digunakan secara luas di Malaysia, infrastrukturnya juga lebih baik dibanding beberapa negara Asia lain seperti India.

Malaysia mulai mengembangkan sektor wisata medis sebagai cara mendiversifikasi ekonomi sejak krisis keuangan Asia. Rumah sakit di sana menawarkan layanan seperti fertilisasi in vitro (IVF) dengan biaya sekitar seperlima dari tarif di negara-negara Barat.

Mereka juga menyediakan perawatan canggih untuk korban luka bakar serta pemeriksaan kesehatan lengkap termasuk tes darah hanya dengan beberapa ratus dolar—bandingkan dengan biaya ribuan dolar di Amerika Serikat.

2. Singapura

Jumlah pengunjung: 450.000 pasien (2018)
Fokus perawatan: Kardiologi, onkologi, dan ortopedi

Baca juga: 10 Negara Terbaik untuk Dikunjungi Bulan November: Jelajahi Puncak Himalaya di Bhutan, Ada Thailand

Meski tergolong mahal, Singapura memiliki salah satu sistem rumah sakit paling canggih di dunia.

Statusnya sebagai negara maju dengan ekonomi terbuka menjadikannya pusat wisata medis bagi pasien dari Asia maupun Barat.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini