News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

4 Jet Tempur Siluman Terbaik yang Lahir dari 3 Negara: Amerika Serikat, China, dan Rusia

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JET TEMPUR SILUMAN - Pesawat F-22 Raptors berada di jalur penerbangan di Pangkalan Angkatan Udara Hickam, Hawaii, pada 12 Februari 2007. Inilah 4 pesawat tempur siluman tercanggih di dunia, yang diproduksi oleh 3 negara besar: AS, China, Rusia.


TRIBUNNEWS.COM –
Dua dekade lalu, pesawat tempur siluman masih dianggap langka dan bersifat eksperimental.

Kini, jet tempur siluman modern mulai bermunculan.

Pesawat tempur siluman adalah pesawat militer yang dirancang agar sulit dideteksi oleh radar, inframerah, maupun sistem sensor musuh.

Saat ini, terdapat empat jet tempur paling siluman di dunia, yang berasal dari 3 negara besar yakni Amerika Serikat, China, dan Rusia.

Mengutip AeroTime, pesawat siluman modern menggabungkan dua pendekatan utama, yakni siluman pasif dan siluman aktif.

Siluman pasif berfokus pada meminimalkan jejak alami pesawat (radar, inframerah, dan visual), sementara siluman aktif melibatkan sistem penanggulangan elektronik yang dirancang untuk menipu atau mengacaukan sensor musuh.

Namun, penampang radar (Radar Cross Section/RCS) tetap menjadi ukuran utama untuk menentukan seberapa mudah sebuah pesawat dideteksi.

Semakin kecil nilai RCS, semakin sulit pesawat tersebut dilacak oleh radar musuh.

Berfokus pada RCS, berikut empat jet tempur paling siluman di dunia saat ini.

1. F-22 Raptor

Produsen: Lockheed Martin, Amerika Serikat

JET TEMPUR SILUMAN - F-22 Raptor yang diterbangkan oleh Kolonel Jeff Harrigian tiba pada tanggal 2 Juni di Pangkalan Angkatan Udara Holloman, New Mexico pada 2 Juni 2008. Inilah 4 pesawat tempur siluman tercanggih di dunia, yang diproduksi oleh 3 negara besar: AS, China, Rusia. (Foto Humas Angkatan Udara AS)

Kunci utama “kesiluman” F-22 Raptor terletak pada desain planform (bentuk sayap pesawat) nya.

Setiap tepi pesawat diselaraskan secara presisi agar memantulkan gelombang radar ke arah lain, bukan kembali ke sumbernya.

Bukan menggunakan sambungan panel biasa, F-22 memakai tepi bergerigi untuk menyebarkan gelombang radar, sementara tepi belakangnya dibuat miring untuk mencegah pantulan langsung.

Baca juga: Belanda Jual 18 Unit Jet Tempur F-16 dengan Harga Rp19.200 kepada Rumania

Bodi pesawat dilapisi material penyerap radar (RAM) berupa cat bola besi yang mengubah gelombang radar menjadi panas, bukan pantulan balik.

Bagian intake (saluran masuk udara ke mesin jet) dan tepi depan dilindungi komposit penyerap radar, sementara bilah turbin disamarkan dengan busa RAM agar tak memantulkan sinyal radar.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini