News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: Netanyahu Minta Sidang Korupsinya Ditunda - Mengenal 'Golden Triangle'

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara eksklusif bersama CBS News pada Selasa (14/10/2025); Monumen di Sop Ruak, Thailand, menunjukkan arah ke tiga negara yang merupakan daerah penghasil dan penyelundupan narkoba terkenal di sepanjang Sungai Mekong yang dikenal sebagai Segitiga Emas atau Golden Triangle; Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova saat menyampaikan informasi mengenai isu internasional pada 28 Juni 2023 di Moskow, Rusia; Chen Hao (28) saat mengikuti Chongqing Yongchuan District Youth Fitness and Bodybuilding Competition dan pemilihan College/University Sports Supermodel pada 23 November di wilayah barat daya Tiongkok viral di media sosial. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.


TRIBUNNEWS.COM -
Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini.

PM Israel Benjamin Netanyahu meminta persidangan kasus korupsinya ditunda.

Sementara itu, istilah Golden Triangle menjadi sorotan setelah buronan gembong narkotika Dewi Astutik alias Mami, ditangkap.

Berikut berita populer selengkapnya dalam 24 jam terakhir.

1. Netanyahu Minta Pengadilan Tunda Persidangan Usai Ajukan Ampunan ke Presiden Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengajukan permintaan resmi kepada pengadilan untuk menunda persidangan korupsi yang tengah berlangsung, menyusul pengajuan permohonan pengampunan kepada Presiden Isaac Herzog.

Permintaan pembatalan kehadiran dalam persidangan diajukan Netanyahu pada Selasa (2/12/2025).

Menandai babak baru dalam kasus hukum yang telah berlangsung hampir enam tahun, setelah sehari sebelumnya Netanyahu untuk pertama kalinya hadir dalam persidangan kasus korupsi yang menjerat dirinya.

Menurut pengacara Netanyahu, kehadiran Perdana Menteri di pengadilan bertujuan untuk menunjukkan komitmen terhadap proses hukum sambil tetap menjalankan tugas pemerintahan.

Mereka menambahkan bahwa permintaan amnesti merupakan langkah yang dianggap menguntungkan bagi kestabilan politik dan pemerintahan Israel.

Oleh karena itu, Netanyahu memilih muncul sekarang karena sebelumnya ia sedang menunggu tanggapan resmi dari Presiden Herzog atas permintaan pengampunan.

Namun pengacara Netanyahu, Amit Hadad, menyampaikan kepada pengadilan bahwa persidangan yang berlarut-larut menimbulkan ketegangan politik dan memperdalam perpecahan di masyarakat.

Baca juga: Trump Peringatkan Israel agar Tak Ikut Campur di Suriah, Klaim demi Perdamaian Timur Tengah

Ia juga menegaskan bahwa kelanjutan persidangan memperdalam perpecahan di Israel dan mengganggu persatuan nasional.

Sehingga penundaan persidangan perlu dilakukan guna memungkinkan perdana menteri mengarahkan seluruh waktu dan energi untuk menangani isu-isu strategis Israel.

Buntut alasan tersebut, jaksa penuntut tidak keberatan dengan penundaan sidang tersebut. 

Pengadilan pun mengabulkan permintaan Netanyahu dan membatalkan sidang untuk Selasa (2/12/2025) waktu setempat.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini