News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1385: Ukraina Kekurangan Dana Pembelian Senjata AS

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKY - Foto diunduh dari Facebook Zelensky, Sabtu (27/9/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam unggahan pada Jumat, 26 September 2025. Terkini, Zelensky mengungkapkan Ukraina masih kekurangan sekitar 800 juta dolar AS sekitar Rp 13,34 triliun untuk pembelian senjata tahun ini.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia–Ukraina telah memasuki hari ke-1.385 pada Selasa (9/12/2025).

Konflik panjang ini berawal dari ketegangan yang tersisa setelah bubarnya Uni Soviet pada 1991.

Sejak Ukraina menyatakan kemerdekaannya, hubungan dengan Moskow tidak pernah sepenuhnya stabil, diselimuti perebutan pengaruh dan saling curiga di ranah politik maupun keamanan.

Puncak friksi muncul pada 2014 ketika Revolusi Euromaidan menggulingkan pemerintah Ukraina yang dianggap dekat dengan Rusia.

Tak lama kemudian, Rusia menganeksasi Krimea dan memberi dukungan kepada kelompok separatis di kawasan Donbas.

Ketegangan tersebut berubah menjadi perang besar pada Februari 2022, saat Rusia melancarkan invasi penuh ke wilayah Ukraina.

Hingga kini, pertempuran masih berlangsung tanpa kejelasan kapan akan berakhir.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan Ukraina masih kekurangan sekitar 800 juta dolar Amerika Serikat (AS) sekitar Rp13,34 triliun untuk pembelian senjata tahun ini.

Konflik yang sebelumnya dipandang sebagai persoalan perebutan wilayah kini berkembang menjadi pertarungan kepentingan geopolitik, persaingan narasi kekuatan global, serta taruhan masa depan tatanan keamanan internasional.

Sejumlah analis menilai akar permasalahan sangat rumit, sehingga jalan menuju perdamaian masih tampak jauh dan penuh rintangan.

Berikut rangkuman perkembangan terbaru perang Rusia–Ukraina pada hari ke-1.385 pada Selasa (9/12/2025):

Baca juga: Rusia Serang Ukraina Semalaman, Pemanas dan Air Buat Ribuan Rumah Terputus di Musim Dingin

1. Tentara Rusia Dipenjara atas Pembunuhan Relawan AS

Tiga tentara Rusia dijatuhi hukuman penjara hingga 12 tahun pada Senin (8/12/2025), The Guardian melaporkan.

Mereka terbukti menyiksa dan membunuh Russell Bentley, warga negara AS berusia 63 tahun.

Bentley dikenal sebagai relawan yang berperang untuk Rusia melawan Ukraina.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini