News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan Massal di Universitas Brown AS: 2 Orang Tewas, 8 Luka-luka

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENEMBAKAN MASSAL - Ilustrasi penembakan massal yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan pada Jumat 18 April 2025. Penembakan massal terjadi di Universitas Brown, AS, pada Sabtu (13/12/2025) sore waktu setempat. Akibatnya, dua orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

TRIBUNNEWS.COM - Penembakan massal terjadi di Universitas Brown, Rhode Island, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (13/12/2025) sore waktu setempat.

Dikutip dari ABC News, penembakan mengakibatkan dua orang tewas dan delapan orang mengalami luka kritis.

Polisi menyebut insiden ini berawal ketika polisi menerima panggilan darurat dari Universitas Brown pada pukul 16.05 waktu setempat.

Adapun panggilan darurat itu terkait penembakan di Gedung Teknik dan Fisika Universitas Brown.

"Ada penembak aktif di dekat Barus dan Holley Engineering. Kunci pintu, matikan telepon dan tetap bersembunyi hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi laporan itu.

Baca juga: Penembakan Massal saat Acara Keluarga di California: 4 Orang Tewas, 10 Luka-luka

Polisi mengungkapkan pihaknya belum mengetahui pelaku bisa masuk ke area kampus. Namun, menurut saksi, pelaku terlihat melarikan diri setelah melakukan penembakan keluar kampus.

Sementara, Wakil Rektor Universitas Brown, Francis J Doyle III, mengatakan insiden penembakan terjadi saat para mahasiswa tengah menjalani ujian akhir.

"Kami mengetahui bahwa ujian akhir sedang berlangsung di gedung tersebut antara pukul 2 hingga 5 sore," katanya.

Ciri-ciri Pelaku: Berpakaian Serba Hitam

Wakil Kepala Kepolisian Rhode Island, Tim O'Hara, mengungkapkan pelaku penembakan memiliki ciri-ciri berpakaian serba hitam.

Kini, dia sudah ditetapkan menjadi tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami menggunaka semua sumber daya yang tersedia untuk menemukan tersangka ini. Jangan datang ke area tersebut," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu malam.

Namun, meski sudah ditetapkan tersangka, polisi mengaku belum memiliki sketsa wajah dari pelaku.

Jadi Atensi Donald Trump

Insiden penembakan ini menjadi atensi dari Presiden AS, Donald Trump.

Dikutip dari NBC, Trump menyebut telah memberikan arahan langsung terhadap kepolisian dan FBI terkait penyelidikan penembakan tersebut.

"Saya telah mendapat penjelasan lengkap mengenai situasi di Universitas Brown," kata Trump di Gedung Putih.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini