News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Minat Trump pada Greenland Sudah Bulat, Denmark Kecewa: Jangan Caplok Negara Lain!

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRUMP INGINKAN GREENLAND - Foto diambil dari akun Trump di Truth Social, Selasa (24/6/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam postingan yang diunggah pada Senin (23/6/2025). Keinginan Trump atas Greenland tampaknya sudah bulat hingga menunjuk Gubernur Louisiana, Jeff Landry, sebagai utusan khusus AS untuk Greenland pada Minggu (21/12/2025).

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan diplomatik antara Denmark dan Amerika Serikat (AS) kembali memuncak.

Ketegangan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menunjuk Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus AS untuk Greenland pada Minggu (21/12/2025).

Saat menanggapi penunjukkan itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dan Perdana Menteri Greenland,Jens-Frederik Nielsen secara tegas menyatakan bahwa AS tidak akan pernah bisa mengambil alih Greenland.

Mereka menuntut penghormatan penuh terhadap integritas teritorial dan hukum internasional.

"Kami sudah mengatakannya sebelumnya, dan kini kami tegaskan kembali: Batas-batas negara dan kedaulatan wilayah berakar pada hukum internasional. Itu adalah prinsip fundamental," tulis keduanya, dikutip dari CNN.

"Anda tidak bisa mencaplok negara lain, bahkan dengan argumen keamanan internasional sekalipun. Greenland milik rakyat Greenland, dan AS tidak akan mengambil alih wilayah tersebut," tambah pernyataan tersebut.

Penunjukan Jeff Landry sebagai utusan khusus dianggap oleh Copenhagen sebagai bentuk agresi diplomatik baru.

Trump secara terbuka menyebut wilayah Arktik yang kaya akan mineral itu sebagai aset penting bagi keamanan nasional AS.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Trump tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer atau tekanan ekonomi untuk mewujudkan ambisi ekspansi teritorial tersebut.

Saat merespons provokasi tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark berencana untuk memanggil Duta Besar Amerika Serikat guna memberikan penjelasan resmi.

Meski ditekan secara geopolitik, Nielsen tetap teguh pada pendiriannya.

Baca juga: Trump Akui Tak Butuh Persetujuan Kongres untuk Serang Venezuela, Tanggapi soal Kartel Narkoba

Ia menekankan bahwa hubungan masa depan Greenland adalah menuju kemerdekaan penuh dari Denmark, bukan menjadi bagian dari negara lain.

"Kami mengharapkan penghormatan atas integritas teritorial bersama kami," tutup pernyataan para pemimpin tersebut.

Mereka menegaskan bahwa kedaulatan sebuah bangsa tidak dapat diperjualbelikan.

Ambisi Lama Trump

Mengutip Euro News, ketertarikan Donald Trump terhadap Greenland bukanlah hal baru.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini