Pengetatan ini juga tertuang dalam kesepakatan koalisi dengan partai Nippon Ishin no Kai (日本維新の会), yang secara eksplisit mencantumkan komitmen pada “manajemen kuantitatif” penerimaan orang asing. Pemerintah bahkan berencana menyusun “strategi populasi” pada 2026 yang memuat target numerik penerimaan warga asing lintas kategori.
Baca juga: Bonus Musim Dingin PM Jepang 3,41 Juta Yen, Pegawai Negeri 740.000 Yen
Pejabat pemerintah menekankan, kekhawatiran publik soal “terlalu cepatnya peningkatan jumlah warga asing” menjadi alasan utama.
“Hal ini menyangkut masyarakat luas, maka sebenarnya tidaklah tepat jika diputuskan oleh imigrasi saja,” ujar seorang pejabat senior, menegaskan dominannya peran politik dalam penentuan kuota masuknya tenaga asing saat ini.
Dengan keputusan ini, Jepang memasuki fase baru kebijakan pekerja asing yaitu tetap membuka pintu bagi kebutuhan ekonomi, namun dengan kontrol yang lebih ketat, kualitas yang lebih baik dan dengan penentu akhir berada di tangan politik.
Diskusi imigrasi di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan