News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anggaran Pertahanan Terbesar Jepang: Dari Drone SHIELD hingga Rudal Jarak 1.000 Km

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANGGARAN DRONE - Drone SeaGuardian dapat beroperasi selama 24 jam tanpa henti dengan jangkauan 4.800 kilometer. Sistem Drone “SHIELD” untuk Pertahanan Pesisir Jepang dianggarkan sekitar 100 miliar yen dari total anggaran keseluruhan lebih dari 9 triliun yen

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO –  Sistem Drone “SHIELD” untuk Pertahanan Pesisir Jepang dianggarkan sekitar 100 miliar yen dari total anggaran keseluruhan lebih dari 9 triliun yen. Lalu anggaran lain untuk apa saja?

"Untuk menghadapi keterbatasan personel akibat populasi yang menua dan menyusut, Jepang meningkatkan investasi pada sistem nirawak. Sekitar 100 miliar yen dialokasikan untuk pengembangan dan pengerahan sistem drone udara, permukaan laut, dan bawah laut dalam kerangka program SHIELD," ungkap sumber Tribunnews.com hari Sabtu (27/12/2025).

Sistem ini ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2028 dan difokuskan pada pengawasan serta pertahanan wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil.

Pemerintah Jepang menyetujui anggaran pertahanan terbesar sepanjang sejarah untuk tahun fiskal 2026, dengan total lebih dari 9 triliun yen. 

Anggaran pertahanan ini menjadi bagian dari anggaran nasional 122,3 triliun yen yang mulai berlaku pada April 2026 dan masih menunggu persetujuan parlemen.

Baca juga: Pemerintah Jepang Diminta Awasi Distribusi Luar Negeri di Tengah Target 10 Triliun Yen Pasar Anime

Kenaikan belanja ini menandai tahun keempat dari rencana lima tahun Jepang untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga sekitar 2 persen Produk Domestik Bruto (PDB), seiring meningkatnya ketegangan keamanan di Asia Timur.

Fokus Utama: Kemampuan Serangan Jarak Jauh

Porsi terbesar diarahkan pada penguatan kemampuan rudal jarak jauh (standoff capability). Pemerintah mengalokasikan sekitar 970 miliar yen untuk pos ini. Dari jumlah tersebut, 177 miliar yen digunakan untuk pembelian dan peningkatan rudal Type-12 buatan dalam negeri, yang memiliki jangkauan hingga sekitar 1.000 kilometer.

Langkah ini mencerminkan perubahan signifikan keb

ijakan pertahanan Jepang yang sebelumnya hanya berorientasi pada pertahanan murni pascaperang.

Kerja Sama Jet Tempur Generasi Baru

Dalam rangka memperkuat industri pertahanan, Jepang menganggarkan lebih dari 160 miliar yen untuk pengembangan jet tempur generasi berikutnya bersama Inggris dan Italia. 

Proyek ini menargetkan pengoperasian pesawat pada 2035, sekaligus mencakup riset drone berbasis kecerdasan buatan yang akan beroperasi bersama pesawat tempur.

Selain itu, hampir 10 miliar yen disiapkan untuk memperkuat basis industri pertahanan dan mendukung ekspor alutsista, seiring pelonggaran aturan ekspor senjata Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Dana Cadangan dan Pos Lainnya

Pemerintah juga menyiapkan sekitar 1 triliun yen sebagai dana cadangan, yang dapat digunakan untuk kebutuhan darurat pertahanan atau penyesuaian kebijakan selama pembahasan anggaran di parlemen.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini