News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelenskyy Siap Bertemu dengan Putin, Tunggu Kesediaan Rusia

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Jumat (19/12/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025), yang membahas upaya Eropa untuk mendanai Ukraina dengan menggunakan aset Rusia yang disita. -- Zelenskyy mengatakan siap bertemu dan menandatangani dokumen dengan Presiden Rusia Putin pada tahun 2026 jika Rusia menyetujui.

Ketegangan tersebut akhirnya memuncak ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi militer ke Ukraina pada Februari 2022.

Putin menyebut langkah itu sebagai “operasi militer khusus”, dengan alasan melindungi warga di Donbas, mencegah ancaman keamanan dari Ukraina, serta menentang perluasan NATO ke kawasan Eropa Timur.

Sebagai respons atas invasi tersebut, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dan meningkatkan dukungan militer serta bantuan ekonomi kepada Ukraina.

Perang tersebut masih berlangsung dengan AS berupaya menengahi perundingan keduanya.

Berikut ini berita terbaru terkait perkembangan perang Rusia dan Ukraina yang dirangkum dari berbagai sumber.

  • Rusia Serang Pelabuhan di Laut Hitam

Angkatan laut Ukraina melaporkan bahwa Rusia melancarkan serangan drone dalam jumlah besar untuk menyerang pelabuhan Pivdennyi dan Chornomorsk di Laut Hitam.

Dua kapal sipil terkena serangan saat tiba untuk memuat gandum, menurut keterangan pejabat pemerintah Ukraina. 

"Kapal sipil berbendera Panama, Emmakris III dan Captain Karam, terkena serangan. Serangan itu mengancam nyawa warga sipil dan merusak ketahanan pangan global," kata angkatan laut Ukraina, Selasa.

  • Zelenskyy: Tuduhan Rusia Soal Serangan di Kediaman Putin Adalah Palsu

Presiden Ukraina Zelenskyy membantah tuduhan Rusia yang mengatakan ada serangan di kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin pada tanggal 28-29 Desember 2025.

“Mengenai serangan terhadap (kediaman Putin di) Valdai , tim negosiasi kami yang terhubung dengan tim Amerika, mereka telah meneliti detailnya, dan kami memahami bahwa itu palsu . Dan, tentu saja, mitra kami selalu dapat memverifikasi berkat kemampuan teknis mereka bahwa itu palsu," kata Zelenskyy.

Sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan serangan Rusia yang terus berlanjut dan semakin intensif terhadap Ukraina adalah "tindakan pembangkangan" terhadap rencana AS untuk mengakhiri perang Ukraina.

"Selain itu, tuduhan Rusia tentang serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kediaman Putin tidak didukung oleh bukti konkret apa pun, termasuk setelah melakukan pengecekan silang informasi dengan mitra kami," kata sumber tersebut, lapor The Guardian.

  • Ukraina Serang Pelabuhan Rusia di Laut Hitam

Pemerintah Rusia di Laut Hitam mengatakan adanya serangan pesawat tak berawak Ukraina merusak infrastruktur pelabuhan dan pipa gas di pelabuhan Tuapse, Laut Hitam Rusia.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Tuapse dan kilang minyaknya merupakan salah satu jalur utama Laut Hitam Rusia untuk produk minyak yang menjadi target Ukraina karena diekspor untuk membiayai perang atau digunakan langsung untuk memasok energi bagi militer Rusia.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini