News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

10 Persen Lagi, Ukraina Optimis Menuju Kesepakatan Damai tapi Dihalangi Rusia

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Kamis (1/1/2026). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam pidato pada malam tahun baru, Rabu, 31 Desember 2025. Ukraina optimis bahwa 10 persen lagi akan mencapai kesepakatan damai tapi dihalangi Rusia yang dinilai tidak ingin mengakhiri perang.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Ukraina menargetkan kediaman Putin dalam serangan konvoi pesawat tak berawak pada malam hari, Minggu (28/12/2025) hingga Senin (29/12/2025).

  • Berubah Pikiran, Trump Kini Dukung Berita yang Sebut Rusia Berbohong

Presiden AS Donald Trump memposting ulang sebuah artikel dari The New York Post tertanggal 30 Desember dengan judul: "Pernyataan keras Putin tentang 'serangan' terhadap kediaman tersebut menunjukkan bahwa Rusia-lah yang menghalangi perdamaian."

Presiden dari Partai Republik itu kemudian memposting ulang unggahan tersebut di jejaring sosial Truth Social.

Secara khusus, artikel NYP dengan judul ini menyatakan setelah pertemuan antara Presiden AS dan Ukraina Donald Trump dan Volodymyr Zelensky di Mar-a-Lago di Florida pada Minggu, 28 Desember 2025, suasananya optimis namun tetap waspada.

"Zelensky berkompromi pada banyak poin dari 'rencana perdamaian', dan Presiden Trump mengumumkan kes readiness-nya untuk mengunjungi Ukraina untuk melobi parlemen tentang konsesi teritorial... Kemudian, atas perintah, diktator Rusia Vladimir Putin memilih kebohongan, kebencian, dan kematian... Putin mengklaim bahwa Ukraina meluncurkan drone untuk membunuhnya di salah satu dari banyak kediaman mewahnya," bunyi kutipan berita tersebut.

Sebelumnya, Trump tampak percaya dengan klaim Rusia mengenai serangan tersebut, ketika Putin mengatakannya kepada Trump melalui panggilan telep;on sebelum presiden AS bertemu Zelenskyy pada hari Minggu.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini