News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Konfirmasi Armada Besar-besaran Bergerak Menuju Iran, tapi Berharap Tidak Digunakan

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AMERIKA VS IRAN - Tangkap layar YouTube The White House memperlihatkan Presiden AS Donald Trump melakukan konferensi singkat di Air Force One sebelum kembali ke AS dari pertemuan WEF di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).


TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa armada besar kapal militer AS sedang bergerak menuju Iran.

Meski demikian, ia menegaskan berharap pengerahan kekuatan tersebut tidak perlu digunakan.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One setelah agenda di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026), Trump menyebut pengerahan armada dilakukan sebagai langkah antisipasi di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

“Mereka mengatakan bahwa mereka membatalkannya. Mereka tidak menundanya,” ujar Trump, merujuk pada klaim bahwa Iran membatalkan rencana eksekusi 837 demonstran.

“Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah sana, untuk berjaga-jaga."

"Saya lebih suka tidak terjadi apa pun, tetapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat.”

AMERIKA VS IRAN - Tangkap layar YouTube The White House memperlihatkan Presiden AS Donald Trump melakukan konferensi singkat di Air Force One sebelum kembali ke AS dari pertemuan WEF di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Tangkap layar YouTube The White House)

Trump menambahkan bahwa AS memiliki armada besar yang bergerak ke kawasan tersebut, meski ia berharap kekuatan itu tidak perlu digunakan.

Pada Selasa (20/1/2026), kapal induk USS Abraham Lincoln, yang sebelumnya berada di Laut China Selatan, terpantau bergerak menuju wilayah tersebut berdasarkan data pelacakan kapal yang dilansir NY Post.

Kapal induk itu berlayar bersama tiga kapal perusak pendamping.

Seorang pejabat Angkatan Laut AS kepada Associated Press memastikan seluruh armada bergerak ke arah barat.

Pengerahan ini memperluas opsi militer yang tersedia bagi Trump, baik untuk melindungi pasukan AS di kawasan maupun untuk kemungkinan operasi tambahan, menyusul serangan terhadap situs nuklir Iran pada Juni lalu.

Baca juga: Kapal Induk AS Tinggalkan Pasifik Barat, Diyakini Menuju Iran dan Tiba Minggu Ini

Trump berulang kali mengancam akan campur tangan atas dugaan pembunuhan demonstran di Iran.

Namun, gelombang protes tersebut mulai mereda dalam beberapa hari terakhir.

Pada 2 Januari, Trump mengatakan jika Iran membunuh demonstran damai secara brutal, Amerika Serikat akan datang menyelamatkan mereka.

"Kita siap siaga dan siap bertindak," ujar Trump.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini