News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Kirim Armada Besar AS ke Iran, Persiapan Militer Berlanjut usai Sempat Tarik Ancaman

Penulis: Nuryanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KAPAL INDUK AS - Foto yang dirilis situs resmi Angkatan Laut Amerika Serikat (U.S. Navy) memperlihatkan kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln (CVN 72) melakukan latihan putaran kecepatan tinggi di Samudra Atlantik selama uji coba laut di Samudra Atlantik, pada 11 Mei 2017. Kelompok serang kapal induk dan aset lainnya akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, "armada" angkatan laut AS sedang menuju ke wilayah Teluk, dengan Iran sebagai fokusnya.

Para pejabat AS mengatakan, kelompok serang kapal induk dan aset lainnya akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Pengumuman Donald Trump tentang peningkatan kekuatan angkatan laut AS ini muncul setelah ia tampaknya menarik kembali ancamannya terhadap Iran pekan lalu.

Ketika itu, Trump mengaku menerima jaminan bahwa tidak akan ada eksekusi terhadap para demonstran yang dilakukan oleh Teheran.

Konfirmasi Trump tentang berlanjutnya persiapan militer di kawasan itu menyusul laporan media AS dalam seminggu terakhir bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln dan kelompok kapal serangnya diperintahkan untuk mengalihkan manuver di Laut China Selatan ke Timur Tengah.

AS terakhir kali memerintahkan pengerahan militer besar-besaran di Timur Tengah menjelang serangannya pada Juni 2025, dan para pejabat kemudian mengatakan tentang bagaimana mereka merahasiakan niat mereka untuk menyerang program nuklir Teheran pada saat itu.

“Kami sedang mengawasi Iran,” kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One pada Kamis (22/1/2026) saat ia terbang kembali dari Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, dilansir Al Jazeera.

“Kita mengerahkan pasukan besar menuju Iran."

“Saya lebih suka tidak terjadi apa pun, tetapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat."

“Dan mungkin kita tidak perlu menggunakannya, kita memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga, kita memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan kita akan lihat apa yang terjadi,” papar Trump.

Trump Sempat Ancam Iran

Berbicara pada hari Kamis, Trump menegaskan kembali bahwa ancaman sebelumnya untuk menggunakan kekerasan terhadap Teheran, telah menghentikan pihak berwenang di Iran dari mengeksekusi lebih dari 800 demonstran.

Trump sekali lagi mengatakan bahwa dia terbuka untuk berbicara dengan para pemimpin negara tersebut.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Melesat , Naik ke Level tertinggi usai AS Kirim Armada Tempur ke Iran 

Sementara itu, para pejabat Iran membantah rencana untuk mengeksekusi orang-orang yang telah ikut serta dalam protes anti-pemerintah yang meluas yang dimulai pada akhir Desember 2025 dan yang menurut media pemerintah Iran telah menewaskan 3.117 orang, termasuk 2.427 warga sipil dan anggota pasukan keamanan.

Berbicara kepada stasiun televisi AS CNBC, Trump mengatakan dia berharap tidak akan ada tindakan militer AS lebih lanjut terhadap Iran, tetapi juga mengatakan AS akan bertindak jika Teheran melanjutkan program nuklirnya.

“Mereka tidak bisa melakukan hal-hal nuklir,” kata Trump kepada CNBC dalam sebuah wawancara di Davos, Rabu (21/1/2026).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini