News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga Emas

Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Cetak Rekor Baru Tembus 5.500 Dolar AS per Ounce

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru dengan menembus level 5.500 dolar AS per ounce atau troy ounce pada perdagangan Kamis (29/1/2026).

Satu troy ounce emas setara dengan 31,1 gram.

Nilai emas ini bisa berfluktuasi setiap hari, tergantung pada kurs rupiah serta harga emas di pasar internasional.

Kenaikan tajam ini, terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, serta melemahnya nilai tukar dolar AS.

Lonjakan harga emas dipicu pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperbarui ancaman terhadap Iran.

Trump menyebut, “armada besar” tengah dikerahkan dan pasukan AS siap bertindak dengan “kecepatan dan kekerasan” jika diperlukan.

Pernyataan tersebut, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik terbuka di Timur Tengah.

Harga emas batangan tercatat menembus 5.500 dolar AS per ounce, memperpanjang reli yang telah berlangsung sejak awal tahun.

Harga 5.500 dolar AS per ounce jika dikonversikan ke rupiah setara sekitar 92,5 juta–93 juta rupiah per ounce berdasarkan kurs tengah saat ini.

Sepanjang 2025, harga emas melonjak hingga 64 persen.

Sementara sejak awal 2026, harga emas telah naik lebih dari 17 persen.

Emas kembali menjadi aset favorit investor karena dinilai mampu mempertahankan nilai di tengah ketidakpastian global.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Kamis, 29 Januari 2026, Tembus Rp3.168.000 per Gram

Ketegangan geopolitik, kebijakan ekonomi AS yang tidak konsisten, serta melemahnya dolar AS mendorong investor beralih ke aset lindung nilai.

Pada perdagangan awal pekan, harga emas spot sempat menyentuh 5.092,71 dolar AS per ounce.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini