News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Bersiap Hadapi Ancaman AS, Klaim Perkuat Militer dengan 1.000 Drone Tempur

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM  - Pemerintah Iran diam-diam mulai meningkatkan kesiapsiagaan militernya di tengah memanasnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Media lokal Alarabiya melaporkan bahwa angkatan bersenjata negara tersebut baru saja menerima kiriman 1.000 unit drone tempur yang kemudian didistribusikan ke berbagai cabang militer, Kamis (29/1/2026).

Hingga kini, otoritas militer Iran belum mengungkap secara rinci jenis dan model spesifik dari 1.000 drone yang baru diterima tersebut.

Namun, berdasarkan pola pengadaan dan pernyataan resmi militer Iran, drone yang dimaksud mencakup beberapa kelas utama yang selama ini menjadi tulang punggung kemampuan udara tak berawak Teheran.

Di antaranya drone pengintai (ISR) dan drone tempur bersenjata yang dirancang untuk memperkuat pertahanan dan serangan Iran.

Pengiriman drone ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan dan respons cepat Iran menghadapi kemungkinan eskalasi konflik dengan Amerika Serikat yang memanas.

Mengingat belakangan ini Presiden AS Donald Trump kerap melontarkan ancaman terkait serangan militer jika Teheran menolak menyepakati perjanjian baru terkait program nuklirnya.

Meski serangan belum terjadi, namun mengantisipasi ancaman tersebut Iran mulai memperkuat ketahanan militernya.

Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal kesiapan perang sekaligus pesan tegas bahwa Teheran tidak akan tinggal diam menghadapi tekanan militer dari luar.

Iran Siapkan Serangan yang Menyakitkan

Sejalan dengan peningkatan kesiapsiagaan militernya, Iran menegaskan siap melancarkan serangan balasan jika Amerika Serikat benar-benar melakukan aksi militer.

Dalam keterangan resmi yang dikutip dari Al Arabiya, Laksamana Muda Habibollah Sayyari, Wakil Kepala Angkatan Darat Iran, mengatakan bahwa negaranya memiliki kemampuan militer yang cukup untuk melukai pihak lawan jika diserang.

Baca juga: Jubir Putin Desak Perundingan AS–Iran, Peringatkan Risiko Kekacauan Jika Kekerasan Digunakan

“Kami memiliki kapasitas untuk melukai musuh, dan mereka memahami dengan jelas bahwa setiap agresi akan membawa biaya yang sangat besar,” ujar Sayyari,

Klaim keyakinan ini turut diperkuat oleh pernyataan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menegaskan bahwa jika konflik bersenjata terjadi, Amerika Serikat akan menderita kerugian yang jauh lebih besar daripada Iran sendiri.

Sebuah pernyataan yang kuat menegaskan tekad Teheran untuk mempertahankan diri dan memanfaatkan kekuatan strategisnya. 

Penegasan ini menguat setelah tekanan terhadap Teheran kian meningkat seiring tuntutan Washington agar Iran segera menyepakati kesepakatan baru terkait program nuklirnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini