Meski akuisisi sistem ini masih bersifat jangka panjang, pengoperasian resimen pertama S-500 menegaskan bahwa Prometheus telah melampaui tahap pengembangan dan memasuki layanan operasional penuh.
Rusia sendiri diperkirakan akan membuka peluang ekspor S-500 mulai sekitar 2029, setelah kebutuhan domestik terpenuhi.
Bagi India, S-500 dipandang sebagai kelanjutan logis dari penggunaan sistem S-400 Triumf yang telah lebih dulu dioperasikan Angkatan Udara India.
Jika terealisasi, penambahan S-500 akan memperluas lapisan pertahanan India hingga ke ranah pertahanan rudal balistik dan intersepsi hipersonik, sekaligus menciptakan kubah perlindungan komprehensif di atas pusat-pusat strategis dan wilayah berpenduduk padat.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Baca tanpa iklan