News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.519, Putin Tahu Bagaimana Perang Akan Berakhir

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PRESIDEN RUSIA - Foto Kremlin diambil pada Rabu (22/4/2026), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan CEO Rosseti, Andrei Ryumin (tidak terlihat dalam foto) pada 14 April 2026. Pada 21 April, Putin mengatakan ia tahu bagaimana perang Rusia-Ukraina akan berakhir namun enggan menjelaskannya.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.519 pada Rabu (22/4/2026).

Presiden Rusia Vladimir Putin menyiratkan keyakinannya bahwa Rusia memahami arah akhir dari konflik di Ukraina, meskipun ia memilih untuk tidak mengungkapkannya secara terbuka.

Ia menanggapi pernyataan pejabat lokal yang optimistis tentang kemenangan Rusia dengan sikap lebih hati-hati, seraya menegaskan bahwa perang adalah sesuatu yang kompleks dan berbahaya.

Putin menyebut bahwa pihak-pihak yang dianggap sebagai "musuh Rusia" saat ini tengah berusaha “membentuk” hasil akhir konflik tersebut, namun ia menekankan bahwa Rusia tetap fokus pada tujuan yang telah ditetapkan sejak awal.

“Kita tahu bagaimana semuanya akan berakhir, tetapi kita tidak akan membuat pernyataan publik tentang hal itu,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sejak awal invasinya, Rusia menyatakan sejumlah tujuan, seperti demiliterisasi, denazifikasi, perlindungan terhadap penutur bahasa Rusia, serta memastikan netralitas Ukraina.

Dalam perkembangannya, Rusia juga menuntut pengakuan atas wilayah-wilayah diklaim yang telah bergabung dengannya, di antaranya Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

Meskipun membuka peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi, Rusia tetap bersiap mencapai tujuannya dengan kekuatan militer jika negosiasi tidak membuahkan hasil.

Hingga kini, persoalan wilayah, terutama di kawasan Donbas, masih menjadi hambatan utama dalam upaya mencapai perdamaian, seperti diberitakan Russia Today.

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina secara resmi pecah pada 24 Februari 2022 saat Rusia melancarkan serangan militer besar-besaran. Namun, konflik ini sebenarnya telah berlangsung lama, dipicu oleh kedekatan Ukraina dengan negara-negara Barat seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat yang dianggap mengancam kepentingan Rusia.

Baca juga: Ukraina Hancurkan Drone Rusia dari Jarak 500 Km: Rekor di Peperangan Drone Jarak Jauh

Ketegangan semakin memuncak sejak Revolusi Maidan pada tahun 2014 yang mengarahkan Ukraina ke kubu Barat. Sebagai tanggapan, Rusia mencaplok wilayah Krimea, sementara konflik bersenjata terjadi di kawasan Donbas antara pemerintah Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Rusia.

Pada tahun 2022, Presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi militer dengan alasan melindungi warga berbahasa Rusia serta mencegah perluasan NATO. Namun, tindakan tersebut menuai kecaman luas dari berbagai negara di dunia.

Sebagai respons, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan memberikan bantuan militer serta finansial kepada Ukraina. Hingga kini, konflik masih berlangsung dan berdampak besar terhadap perekonomian global serta stabilitas dunia, sementara upaya perdamaian terus diupayakan meskipun menghadapi banyak hambatan.

Berikut ini perkembangan perang Rusia dan Ukraina yang dirangkum dari berbagai sumber:

  • Ukraina Siap Alirkan Minyak Rusia Lewat Pipa Druzhba 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pipa Druzhba yang mengangkut minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia siap untuk melanjutkan operasinya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini