News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bukan Karena Balap Liar, Di Krimea Dilarang Naik Motor Pada Malam Hari Gegara Ini

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi berkendara motor.

Bukan Karena Balap Liar, Di Krimea Dilarang Naik Motor Pada Malam Hari Gegara Ini

Ringkasan Berita:

  • Otoritas Krimea melarang sepeda motor dan kendaraan roda dua bermesin beroperasi pada malam hari mulai 17 Juni 2026.
  • Larangan diberlakukan karena suara mesin dinilai dapat mengganggu pasukan pertahanan udara yang mendeteksi serangan drone Ukraina.
  • Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya serangan drone Ukraina terhadap jalur logistik dan pasokan Rusia menuju Krimea.

 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas pro-Rusia di Krimea mengumumkan larangan beroperasinya sepeda motor dan kendaraan roda dua bermesin pada malam hari.

Bukan karena balapan liar, kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pertahanan udara menghadapi serangan drone Ukraina yang semakin intensif.

Baca juga: Rusia Tembak Jatuh Jet Su-30SM Sendiri di Krimea, Rostov Porak-poranda Dihajar Drone Ukraina

Gubernur Krimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, mengatakan larangan itu mulai berlaku pada 17 Juni dan akan diterapkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Berdasarkan aturan tersebut, sepeda motor, moped, skuter, ATV, dan kendaraan sejenis tidak boleh beroperasi antara pukul 20.00 hingga 06.00 waktu setempat.

Menurut Aksyonov, tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga keamanan publik sekaligus melindungi personel militer, instalasi pemerintah, dan fasilitas strategis di wilayah tersebut.

Suara Mesin Dinilai Ganggu Pertahanan Udara

Keputusan tersebut muncul sehari setelah penasihat pemerintah Krimea mengkritik aktivitas pengendara motor yang dianggap mengganggu kerja unit pertahanan udara bergerak saat terjadi peringatan serangan udara.

Otoritas setempat menilai suara keras dari mesin kendaraan dapat menyulitkan personel pertahanan udara dalam mendeteksi dan melacak drone yang mendekati wilayah Krimea.

Media pemerintah Rusia bahkan mengklaim sejumlah pengendara sengaja berkeliaran di jalan saat serangan drone terjadi. Mereka disebut menerima imbalan kecil dari pihak tertentu melalui aplikasi perpesanan untuk melakukan aktivitas tersebut, meski tuduhan ini belum dapat diverifikasi secara independen.

Serangan Drone Ukraina Meningkat

Larangan motor malam hari menjadi kebijakan terbaru dalam serangkaian pembatasan transportasi yang diterapkan di Krimea.

Pekan lalu, layanan kereta api di wilayah itu juga dibatasi pada malam hari setelah serangan drone Ukraina yang menewaskan awak lokomotif sebuah kereta penumpang.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina meningkatkan penggunaan drone jarak jauh untuk menyerang infrastruktur militer dan logistik Rusia di wilayah pendudukan, termasuk Krimea yang dianeksasi Moskow pada 2014.

Serangan-serangan tersebut tidak hanya menyasar pangkalan militer, tetapi juga jalur distribusi bahan bakar, gudang logistik, serta kendaraan pengangkut pasokan menuju semenanjung itu.

Jalur Pasokan Rusia Tertekan

Tekanan terhadap jaringan logistik Rusia semakin besar setelah Ukraina mengklaim berhasil mengganggu arus kendaraan di Jalan Raya Novorossiya, koridor penting yang menghubungkan wilayah Rusia selatan dengan kawasan pendudukan di Ukraina hingga ke Simferopol, Krimea.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini