TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunggah foto-foto laporan yang diserahkan oleh pejabat Rusia kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Badan-badan intelijen kami melaporkan hasil pekerjaan mereka untuk menilai situasi internal di Rusia dan memperoleh dokumen-dokumen yang akhirnya sampai di meja pemimpin Rusia," tulis Zelenskyy di platform media sosial X, Minggu (14/6/2026).
"Kami memahami bahwa Putin jarang menerima informasi yang sepenuhnya jujur dan tanpa basa-basi. Tetapi bahkan apa yang dilihatnya dalam dokumen yang sampai kepadanya tetap memungkinkan untuk menarik kesimpulan," lanjutnya.
Zelenskyy mencatat, laporan-laporan tersebut menunjukkan penurunan dukungan yang berkelanjutan untuk partai Putin.
"Secara khusus, apa yang disebut sebagai 'indikator proyeksi' ketidakpuasan warga Rusia terhadap Putin akan terus meningkat secara stabil, dan ia sudah mulai dikondisikan untuk menerima gagasan bahwa ketidakpuasan yang terus meningkat ini tidak dapat dihentikan dan bahwa indikator ini 'tidak akan mencapai titik stabil' pada bulan September, ketika pemilihan parlemen dijadwalkan di Rusia."
Presiden Ukraina juga mengatakan Putin telah diberi tahu tentang peningkatan signifikan sentimen protes di berbagai wilayah Rusia.
"Tekanan yang sepenuhnya beralasan terhadap Rusia terkait perang ini akan terus berlanjut dan meningkat – dan bukan hanya tekanan dari kami. Jadi pada bulan September, Putin akan menghadapi indikator yang jauh lebih buruk. Sayangnya, terhadap semua usulan perdamaian publik dan non-publik yang telah kami ajukan, satu-satunya tanggapan hanyalah kata-kata tentang melanjutkan perangnya," kata Zelenskyy.
"Situasi internal di Rusia seharusnya meyakinkannya sebaliknya, bahwa perdamaian dibutuhkan. Ukraina mengusulkan untuk menegosiasikan perdamaian yang bermartabat. Jelas, tren tidak akan berubah, dan seiring waktu ini mungkin berarti bahwa kesepakatan harus dicapai dengan pihak lain dari Rusia – seseorang yang tidak akan menutup diri dari kenyataan," tambahnya.
Sebelumnya pada 4 Juni, Zelenskyy mengusulkan dalam sebuah surat terbuka agar Putin menetapkan tanggal dan bertemu untuk mengakhiri perang.
Zelenskyy juga menyerukan agar Eropa dan Amerika Serikat terlibat dalam negosiasi Rusia-Ukraina.
Putin kemudian mengatakan dia telah membaca surat terbuka Zelenskyy tetapi tidak melihat gunanya mengadakan pertemuan, lapor Pravda.
Baca juga: Putin Klaim Rusia Terus Maju di Medan Perang, Siapkan Transformasi di Wilayah Pendudukan
Dukungan Publik Rusia untuk Putin Terus Menurun Sejak 2022
Menurut hasil survei terbaru dari Public Opinion Foundation (FOM), sebuah lembaga survei yang berafiliasi dengan Kremlin, tingkat persetujuan masyarakat Rusia terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin turun menjadi 73 persen.
Angka ini menjadi yang terendah yang pernah dicatat FOM sejak Februari 2022, atau sejak awal perang Rusia-Ukraina.
Survei yang dilakukan pada 24–26 April menunjukkan, 73 persen responden menilai Putin menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, 13 persen responden menilai kinerjanya buruk dan 14 persen lainnya belum menentukan pendapat.
Jika dibandingkan dengan survei pekan sebelumnya, dukungan terhadap Putin mengalami penurunan. Saat itu, sebanyak 76 persen responden menyatakan puas dengan kinerjanya, sementara 74 persen mengaku masih mempercayainya.
Baca tanpa iklan