Tuduhan tersebut dibantah oleh Guanipa dan kelompok oposisi.
Kejaksaan Agung Venezuela menyatakan Guanipa kembali ditahan karena melanggar syarat pembebasannya.
Namun, oposisi menilai alasan tersebut tidak jelas dan bermotif politik.
Baca juga: Trump Klaim India Bakal Beli Minyak Venezuela dan Tinggalkan Pasokan Iran
Kelompok oposisi dan organisasi hak asasi manusia mengatakan pemerintah Venezuela menggunakan penahanan politik untuk membungkam kritik.
Pemerintah Venezuela membantah menahan warga karena pandangan politik mereka.
Kasus ini memicu kekhawatiran internasional terhadap situasi demokrasi dan hak asasi manusia di Venezuela.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan