Serangan di Poltava terjadi untuk hari kedua berturut-turut, menambah daftar panjang kerusakan infrastruktur energi Ukraina.
Direktur Utama Naftogaz menyebut serangan tersebut merupakan yang ke-20 sejak awal tahun ini.
Rentetan serangan ini semakin menekan sektor energi Ukraina yang vital bagi kebutuhan domestik dan stabilitas ekonomi negara tersebut.
-
Rusia Cari Alternatif Starlink Usai Akses Dibatasi
Militer Rusia dilaporkan tengah mencari pengganti layanan internet satelit Starlink setelah akses ke jaringan tersebut dibatasi.
Pembatasan ini mengganggu sistem komunikasi penting yang selama ini digunakan pasukan Rusia secara ilegal di medan perang.
Ukraina menyebut penonaktifan terminal Starlink milik Rusia dilakukan setelah pembicaraan dengan pihak SpaceX.
Pejabat Kyiv mengatakan langkah tersebut mulai berdampak nyata terhadap operasi Rusia, termasuk pengendalian drone tempur.
-
Helm Atlet Ukraina Dinilai Langgar Aturan Olimpiade
Atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, mengungkapkan bahwa helm bergambar warga Ukraina yang tewas dalam perang tidak diizinkan digunakan dalam Olimpiade Musim Dingin 2026.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) menilai helm tersebut melanggar aturan terkait pernyataan politik.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan IOC di perkampungan atlet.
Meski dilarang bertanding dengan helm itu, aksi Heraskevych mendapat dukungan dari Presiden Zelenskyy yang memuji upayanya mengingatkan dunia akan dampak perang Ukraina.
-
Inggris Diminta Tinjau Ekspor Mesin ke Armenia
Pemerintah Inggris didesak meninjau ulang kontrak ekspor mesin berteknologi tinggi ke Armenia setelah terungkap adanya dugaan keterkaitan dengan rantai pasok industri militer Rusia.
Tekanan ini muncul dari para ahli sanksi dan parlemen Inggris.
Sorotan tertuju pada perusahaan Cygnet Texkimp yang mendapat izin ekspor dari pemerintah.
Para pengkritik mempertanyakan keputusan tersebut di tengah upaya Barat membatasi akses Rusia terhadap teknologi strategis.
-
Rusia Pesimistis soal Hubungan Ekonomi dengan AS
Baca tanpa iklan