Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menyatakan Moskow tetap terbuka untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat, namun tidak menaruh harapan besar pada hubungan ekonomi kedua negara. Ia menilai AS masih berorientasi pada dominasi ekonomi global.
Lavrov juga menyinggung sikap Presiden Donald Trump yang dinilai bermusuhan terhadap kelompok BRICS.
Menurutnya, hal ini menjadi salah satu faktor yang menghambat prospek hubungan ekonomi Rusia dengan Washington.
-
Rusia Tuduh Ukraina Dalangi Penembakan Jenderal GRU
Dinas Keamanan Federal Rusia mengklaim para pelaku penembakan terhadap pejabat tinggi intelijen militer Rusia mengaku bertindak atas perintah Ukraina.
Target serangan adalah Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev, wakil kepala badan intelijen militer GRU.
Ukraina membantah tudingan tersebut dan menolak keterlibatan dalam insiden di Moskow.
Alexeyev dilaporkan telah sadar kembali setelah menjalani operasi akibat luka tembak, lapor Pravda.
-
Rusia Tekan Pokrovsk, Ukraina Bertahan di Donetsk
Pasukan Rusia terus berupaya maju di sekitar kota Pokrovsk, Ukraina timur, sebagai bagian dari kampanye panjang untuk merebut wilayah strategis di Donetsk.
Militer Ukraina menyebut tekanan Rusia masih berlangsung intensif.
Meski demikian, Kyiv menegaskan pasukannya masih menguasai bagian utara Pokrovsk dan mampu mempertahankan kota Myrnohrad di sekitarnya.
Pertempuran di kawasan ini menjadi salah satu titik panas terbaru dalam perang yang belum menunjukkan tanda mereda.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan