News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Negosiasi Nuklir AS-Iran Dimulai, Trump Ikut Secara Tak Langsung

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 9 Januari 2026. -- Negosiasi nuklir antara AS dan Iran dilanjutkan pada hari ini, Selasa (17/2/2026), di Jenewa. Presiden AS Donald Trump ikut dalam pembicaraan itu secara tak langsung.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan antara Iran dan AS mengenai program nuklir Teheran.

Pembicaraan tersebut akan dimulai di Jenewa, Swiss pada hari Selasa (17/2/2026).

"Saya akan terlibat dalam pembicaraan itu, secara tidak langsung. Dan itu akan sangat penting," kata Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, Senin (16/2/2026).

Presiden berusia 79 tahun itu percaya Teheran ingin mencapai kesepakatan.

"Saya rasa mereka tidak ingin menanggung konsekuensi jika tidak mencapai kesepakatan," kata Trump.

"Kita bisa saja mencapai kesepakatan daripada mengirimkan B-2 untuk melumpuhkan potensi nuklir mereka. Dan kita terpaksa mengirimkan B-2," jelasnya Trump, merujuk pada pesawat pembom siluman yang melakukan pemboman tersebut, seraya menambahkan, "Saya harap mereka akan lebih masuk akal."

Pada hari Senin, kementerian luar negeri di Teheran mengatakan mereka percaya posisi AS mengenai isu nuklir telah bergeser ke arah posisi yang lebih realistis.

Iran mengatakan pertemuan hari Selasa, yang dimediasi oleh Oman, akan fokus pada program nuklirnya dan potensi pencabutan sanksi ekonomi yang dikenakan oleh AS.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi bertemu dengan kepala badan pengawas nuklir PBB pada hari Senin.

Dalam unggahan di akun media sosial X, ia mengatakan sedang berada di Jenewa untuk mencapai kesepakatan yang adil.

Baca juga: Iran Kembali Negosiasikan Isu Nuklir dengan IAEA, Pengayaan Uranium Disorot

"Yang tidak ada dalam agenda: penyerahan diri di hadapan ancaman," kata Araqchi.

Washington sebelumnya telah mengindikasikan bahwa mereka juga ingin membahas isu-isu lain, seperti persediaan rudal Iran, seperti diberitakan BBC.

AS Tingkatkan Kekuatan Militer di Timur Tengah

Ketegangan meningkat menjelang pembicaraan tersebut, dengan AS mengerahkan kapal induk kedua, USS Gerald R Ford, ke Timur Tengah. 

BBC memperkirakan kapal tersebut akan tiba di Timur Tengah dalam tiga minggu ke depan.

Selain kedatangan kapal perang AS, BBC juga melacak peningkatan jumlah kapal perusak, kapal perang, dan jet tempur AS di wilayah tersebut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini