News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Ultimatum Terakhir Trump ke Iran, Singgung Soal Kesabaran yang Hampir Habis

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberikan pidato kenegaraannya di Ruang Sidang DPR, Gedung Capitol, Washington, Selasa (24/2/2026).

Dalam pidatonya, Trump menyinggung soal hubungan AS dengan Iran yang semakin memanas.

Trump menyampaikan pesan yang sangat keras dan eksplisit terkait krisis dengan Iran.

Ia menegaskan bahwa AS berada di persimpangan jalan antara diplomasi bersejarah atau konfrontasi militer total.

Mengutip laporan Axios, Trump, dengan retorika khasnya, menyatakan bahwa ia tidak menginginkan perang.

Dirinya lebih memilih untuk menjadi "pembawa perdamaian" yang besar.

Namun, ia juga memberikan peringatan bahwa kesabarannya hampir habis.

Ia mengklaim telah menyiapkan armada militer yang belum pernah terlihat sebelumnya di wilayah Teluk sebagai bentuk kesiapan jika jalur diplomasi benar-benar tertutup.

"Saya menawarkan jalan keluar yang terhormat bagi Iran untuk kembali ke komunitas internasional."

"Namun, jika mereka memilih jalan pembangkangan, kami siap memberikan respons yang tidak akan pernah mereka lupakan," tegas Trump dalam pidatonya.

Meski Trump menekankan peluang diplomasi dalam pidatonya, laporan dari Axios mengungkapkan adanya ketegangan internal di dalam pemerintahan.

Baca juga: Pasukan IRGC Asah Kekuatan Tempur, Gelar Latihan Besar Saat Negosiasi Nuklir Iran -AS Memanas

Para penasihat keamanan nasional dikabarkan terbelah, antara kelompok yang mendesak serangan militer terbatas untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran.

Dan kelompok yang masih percaya bahwa tekanan ekonomi akan memaksa Iran bertekuk lutut.

Di sisi lain, intelijen AS melaporkan bahwa Iran justru semakin berani.

Teheran dilaporkan terus mempercepat pengayaan uraniumnya sebagai bentuk balasan atas kehadiran armada tempur AS.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini