News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelenskyy Berharap Bisa Negosiasi Langsung dengan Putin

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKY - Foto ini diambil dari website Kantor Presiden Ukraina pada Senin (24/2/2025) memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghadiri acara penyerahan Penghargaan dan Sertifikat Rumah Susun kepada para pejuang dan keluarga tentara yang gugur dalam perang melawan Rusia, di Kyiv pada Minggu (23/2/2025). -- Zelenskyy berharap pertemuan trilateral dapat mendorong terjadinya negosiasi langsung di tingkat pimpinan dengan Putin.

Pengiriman minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia telah terputus sejak 27 Januari lalu, ketika Kyiv mengatakan serangan Rusia menghantam peralatan jalur pipa di Ukraina barat, dan Slovakia serta Hongaria mengatakan Ukraina yang harus disalahkan atas pemadaman yang berkepanjangan. 

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan selama kunjungan ke Kyiv pada hari Selasa untuk memperingati ulang tahun keempat perang bahwa Uni Eropa meminta Ukraina untuk mempercepat perbaikan.

“Mereka menyarankan kami untuk memperbaikinya, tetapi mereka tahu bahwa sudah ada serangan di Druzhba. Orang-orang kami terluka agar jalur pipa itu tetap berfungsi," tambahnya Zelenskyy.

  • Pabrik Drone Pertama Ukraina Mulai Beroperasi di Inggris

Duta besar Ukraina untuk Inggris, Valerii Zaluzhnyi mengatakan pabrik produksi drone pertama Ukraina telah memulai operasinya di Inggris.

Valerii Zaluzhnyi, mantan komandan angkatan bersenjata Ukraina, mengatakan produsen tersebut, Ukrspecsystems, yang didirikan pada tahun 2014, telah membuktikan efisiensi drone-nya di garis depan. 

“Ukraina sedang berperang di tengah serangan rudal yang terus-menerus, penghancuran infrastruktur, dan ancaman terhadap fasilitas produksi,” katanya di Telegram pada hari Rabu. 

“Oleh karena itu, peluncuran produksi di Inggris memiliki logika strategis yang mendalam," tambahnya.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini