News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Kapal Tempur USS Gerald R. Ford Sandar di Israel, Sinyal AS Siap Hadapi Ancaman Iran

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengerahan kapal tempur sejalan dengan ambisi Presiden Donald Trump yang terus meningkatkan kekuatan militernya di kawasan Timur Tengah dalam beberapa minggu terakhir.

Terbaru Washington dilaporkan telah menempatkan lebih dari 40.000 personel militer di berbagai pangkalan regional serta armada laut sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi dinamika keamanan yang berkembang.

Sementara awal Januari, tercatat sekitar 270 penerbangan logistik menggunakan pesawat angkut berat C-17 dan C-5 menuju wilayah komando militer AS untuk Timur Tengah, yakni United States Central Command (CENTCOM).

Penerbangan itu bertujuan menghimpun kekuatan udara dan mendistribusikan perlengkapan tempur, termasuk sistem pertahanan rudal Patriot serta Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Selain itu, sekitar 75 pesawat pengisian bahan bakar dan angkut strategis jenis KC-46 dan KC-135 saat ini dilaporkan masih berada di kawasan atau dalam perjalanan menuju wilayah operasi.

Kehadiran pesawat pengisian bahan bakar ini menjadi elemen penting dalam memperpanjang jangkauan tempur pesawat tempur AS, memungkinkan operasi udara berlangsung lebih lama tanpa harus kembali ke pangkalan.

Komposisi kekuatan udara yang dikerahkan mencerminkan kesiapan tempur skala besar. Armada tersebut mencakup sekitar 84 unit F-18E/F, 36 F-15E, 48 F-16C/CJ/CM, serta 42 F-35A/C.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai dimulainya operasi militer tertentu, peningkatan mobilisasi ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat tengah mempersiapkan berbagai skenario strategis.

Penguatan personel, sistem pertahanan rudal, hingga konsentrasi kekuatan udara dalam jumlah signifikan mengindikasikan kesiapan Washington menghadapi kemungkinan konfrontasi dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan regional.

(Tribunnews.com / Namira)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini