Menjelang waktu Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan berbuka puasa bersama.
Setelah azan berkumandang, peserta melaksanakan salat berjamaah dan iftar kolektif yang mempertemukan mahasiswa, dosen, serta diaspora Indonesia di Tunisia dalam satu suasana persaudaraan.
Hari Studi Ramadhan ini menjadi simbol keharmonisan antara ilmu dan amal, serta antara spiritualitas pribadi dan tanggung jawab sosial.
Di tengah dinamika global, kegiatan ini menunjukkan bahwa Ramadhan dapat menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus penguat solidaritas lintas bangsa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Ramadhan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berkembang menjadi energi bersama untuk membangun peradaban yang berlandaskan ilmu, iman, dan persaudaraan, khususnya dalam mempererat hubungan Indonesia dan Tunisia sebagai dua negara sahabat.
(*)
Baca tanpa iklan