News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Media Asing Soroti Pertemuan Prabowo dengan Ulama-Ormas Islam, Singgung Keanggotaan BOP

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan ulama dan ormas Islam menjadi sorotan media internasional, terutama terkait sikap Indonesia atas keanggotaan dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian. 

Prabowo mengundang sejumlah tokoh ulama dan pimpinan organisasi (ormas) Islam dalam acara berbuka puasa bersama di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Pertemuan tertutup itu berlangsung selama tiga jam mulai dari jam 20.00 WIB-23.00 WIB.

The Jerusalem Post, media internasional berbahasa Inggris yang berbasis di Jerusalem, Israel, menuliskan dalam judulnya “Indonesia tells Islamic groups it will withdraw from Board of Peace if it doesn't help Palestinians’.

The Jerusalem Post menulis “Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kepada kelompok Islam lokal bahwa ia akan menarik diri dari Board of Peace yang dipimpin Presiden AS Donald Trump jika wadah tersebut tidak memberi manfaat bagi Palestina

Keikutsertaan Indonesia, negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, dalam dewan tersebut, serta keputusan untuk mengirim pasukan dalam misi stabilisasi Gaza, menuai kritik dari pakar dan kelompok Muslim di dalam negeri. 

Mereka menilai langkah itu berpotensi melemahkan dukungan konsisten Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Prabowo mengumpulkan para pemimpin ormas Islam pada Kamis malam untuk menjelaskan alasan bergabung dengan dewan tersebut, menurut keterangan resmi kantor komunikasi pemerintah".

Baca juga: Nusron Wahid Sebut Upaya Prabowo Jadi Mediator AS-Iran Didukung Negara Timur Tengah

Pertemuan Bahas Geopolitik hingga Persatuan Bangsa

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mengungkap isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para ulama, kiai, habaib, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Menurut Muzani, pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum dialog untuk saling memahami berbagai perkembangan situasi global, khususnya terkait dinamika geopolitik dan geoekonomi yang terjadi belakangan ini.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami, saling mendengar terhadap perkembangan informasi geopolitik, geoekonomi yang terjadi pada akhir-akhir ini,” kata Muzani kepada wartawan seusai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa setiap langkah dan kebijakan pemerintah selalu berorientasi pada kepentingan nasional, termasuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Muzani menuturkan para ulama dan tokoh Muslim yang hadir memahami sikap dan kebijakan yang diambil oleh kepala negara.

“Para ulama, para kiai memahami itu sebagai sebuah sikap yang dilakukan oleh Presiden pada jalan yang baik, yang benar,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.

Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat terus memberikan dukungan serta doa agar berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah dapat berjalan lancar.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini