News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Arab Saudi dan Pakistan Gelar Pertemuan, Desak Iran Tak Salah Melangkah

Penulis: Bobby W
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MENHAN PAKISTAN SAUDI - Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, (kanan) menggelar pertemuan strategis dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Asim Munir, (kiri) pada Sabtu (7/3/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini dilakukan guna merespons rentetan serangan beruntun Iran di kawasan Timur Tengah yang kian memanas.

 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, menggelar pertemuan strategis dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Asim Munir, pada Sabtu (7/3/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini dilakukan guna merespons rentetan serangan beruntun Iran di kawasan Timur Tengah yang kian memanas.

Pembahasan kedua belah pihak menitikberatkan pada eskalasi konflik militer dan ancaman langsung terhadap kedaulatan wilayah Arab Saudi.

Pertemuan ini sendiri dihelat beberapa jam setelah Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan bahwa sejumlah pesawat tanpa awak (drone) yang diduga milik Iran menargetkan ladang minyak Shayba.

Adapun serangan tersebut berhasil ditembak jatuh oleh pihak militer Arab Saudi pada hari Sabtu dini hari waktu setempat. 

Menyikapi agresi tersebut, kedua pemimpin militer ini secara intensif membahas langkah-langkah koordinasi pertahanan antara Riyadh dan Islamabad.

Melalui unggahan di media sosial pada Sabtu pagi, Pangeran Khalid mengonfirmasi poin-poin krusial dalam pertemuan tersebut.

"Kami membahas serangan Iran terhadap Kerajaan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikannya dalam kerangka Perjanjian Pertahanan Strategis Bersama kami," ungkap Pangeran Khalid bin Salman.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan yang kini berada dalam situasi rawan.

"Kami menekankan bahwa tindakan semacam itu merusak keamanan dan stabilitas regional dan menyatakan harapan agar pihak Iran akan menggunakan kebijaksanaan dan menghindari salah kalkulasi," pungkas Pangeran Khalid.

Eskalasi Konflik dan Dampak Global

Baca juga: Pertahanan Udara Saudi Hancurkan Rudal dan Drone yang Mengarah ke Al-Kharj

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat drastis menyusul kampanye militer skala besar yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Sebagai aksi balasan, Teheran mulai menargetkan aset militer AS dan Israel di berbagai lokasi sepanjang Teluk, termasuk wilayah Arab Saudi.

Seperti yang diwartakan sebelumnya,  aksi balasan ini diduga terjadi saat sebuah unit drone menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh pada hari Selasa (3/3/2026).

Serangan yang diduga berasal dari Iran ini pun memicu kebakaran kecil namun tidak menimbulkan korban jiwa.

DIGAGALKAN - Sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat belasan rudal dan drone yang menargetkan wilayah kerajaan pada Jumat dini hari. Serangan diarahkan ke beberapa lokasi strategis seperti Prince Sultan Air Base di Al-Kharj serta wilayah sekitar Riyadh. (Tribunnews.com/Arabnews)
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini