News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Garda Revolusi Iran: Perdamaian Hanya Bisa Tercapai Jika AS Tarik Pasukan

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Komandan angkatan laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ali Reza Tangsiri, menyerukan penarikan seluruh pasukan Amerika Serikat dari kawasan Teluk Persia sebagai langkah utama untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Tangsiri melalui media sosial, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut. 

Ia menegaskan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat dan negara-negara Barat selama ini tidak membawa stabilitas bagi kawasan.

Menurut Tangsiri, Iran telah berulang kali memperingatkan para pemimpin negara monarki di kawasan Persian Gulf mengenai apa yang ia sebut sebagai kebijakan “munafik” Amerika Serikat dan sekutunya di Barat.

Ia menilai negara-negara Barat hanya memanfaatkan negara-negara Teluk untuk kepentingan geopolitik dan ekonomi mereka sendiri, bukan untuk menciptakan keamanan regional yang berkelanjutan.

“Amerika dan Eropa tidak membawa keamanan ke kawasan ini. Mereka hanya mengeksploitasi negara-negara Teluk Persia demi kepentingan mereka sendiri,” kata Tangsiri dalam pernyataannya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas Timur Tengah hanya dapat dicapai melalui persatuan negara-negara Islam di kawasan tersebut tanpa campur tangan kekuatan militer asing.

Menurutnya, penarikan pasukan United States Armed Forces dari kawasan Teluk Persia menjadi satu-satunya jalan untuk memperbaiki situasi keamanan di Timur Tengah.

Pernyataan pejabat tinggi militer Iran ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, serta konflik yang berpotensi meluas ke jalur strategis energi global di kawasan Teluk.

Sejumlah analis menilai seruan tersebut mencerminkan posisi politik Iran yang sejak lama menentang kehadiran militer Barat di Timur Tengah, sekaligus menyerukan kerja sama regional antarnegara Islam untuk menjaga keamanan kawasan tanpa intervensi eksternal.

Baca juga: Mengenal Rudal Sejjil, Berjuluk Rudal Menari Iran yang Warnai Langit Israel

 

Apa Yang Terjadi di Hari ke-17 Perang AS-Israel vs Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menggalang dukungan internasional untuk mengamankan jalur pelayaran strategis Strait of Hormuz, setelah aktivitas pengiriman minyak di kawasan tersebut terganggu akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Trump menyatakan pemerintahannya telah menghubungi sejumlah negara untuk membantu menjaga keamanan jalur vital tersebut.

Ia mengaku telah menerima beberapa respons positif, meski ada juga negara yang memilih tidak terlibat langsung dalam konflik.

“Semoga China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lain dapat mengirim kapal perang untuk membantu mengamankan Selat Hormuz,” kata Trump.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini