News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

IRGC Ancam “Kejar dan Bunuh” Netanyahu, Ketegangan Iran–Israel Makin Memanas

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANCAMAN NETANYAHU - Dalam wawancara eksklusif bersama CBS News pada Selasa (14/10/2025), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi gencatan senjata dengan Hamas. IRGC ancam “kejar dan bunuh” Benjamin Netanyahu di tengah perang Iran–Israel. Netanyahu muncul santai di kafe Yerusalem bantah rumor kematiannya.

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan ancaman keras terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyatakan akan “mengejar dan membunuh” Netanyahu jika konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat terus berlanjut.

Ancaman tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi militer antara Iran dan koalisi yang melibatkan Israel serta Amerika Serikat. Situasi ini memicu kekhawatiran baru mengenai potensi meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui situs resmi mereka, IRGC mengklaim telah melancarkan lebih dari 50 serangan balasan terhadap target yang berkaitan dengan Israel dan Amerika Serikat. Serangan tersebut disebut menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone tempur.

Menurut IRGC, operasi militer itu merupakan respons atas serangan yang sebelumnya dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap sejumlah fasilitas di Iran.

“Serangan yang terus-menerus dan dahsyat akan berlanjut dengan kekuatan yang lebih besar hingga para agresor menyerah,” demikian pernyataan yang disampaikan IRGC melalui media resminya.

Mereka juga mengklaim bahwa beberapa serangan rudal telah menyebabkan kerusakan pada sektor industri di Tel Aviv, yang merupakan pusat ekonomi utama di Israel.

Di sisi lain, kantor berita Tasnim News Agency yang memiliki kedekatan dengan IRGC melaporkan bahwa serangan udara yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat juga terjadi di wilayah selatan Iran.

Serangan tersebut disebut menyasar kota Shiraz dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah unit perumahan warga. Media tersebut menyatakan beberapa warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Namun hingga kini belum ada konfirmasi independen yang sepenuhnya memverifikasi tingkat kerusakan maupun jumlah korban dari peristiwa tersebut.

Netanyahu Bantah Rumor Kematian

Di tengah memanasnya situasi, rumor mengenai kematian atau cedera Netanyahu sempat beredar luas di media pemerintah Iran serta media sosial. Isu tersebut langsung dibantah oleh Netanyahu melalui sebuah video yang diunggah di akun Telegram resminya.

Dalam video tersebut, Netanyahu terlihat duduk santai di sebuah kafe di pinggiran Yerusalem sambil minum kopi bersama seorang ajudannya.

Ketika ditanya mengenai rumor kematiannya, Netanyahu menanggapinya dengan nada santai.

Baca juga: Trump Geram! China Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz di Tengah Konflik Iran

“Saya tergila-gila pada kopi. Tahukah kamu? Saya juga tergila-gila pada rakyat saya,” kata Netanyahu sambil mengangkat secangkir kopi.

Dalam percakapan tersebut, sang ajudan menanyakan secara langsung tentang rumor yang beredar mengenai kematiannya. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini